Info

Tak Banyak Diketahui, Bunga Kecombrang Mampu Atasi Diabetes dan Hipertensi

Bunga kecombrang yang memiliki aroma harum pekat ternyata mampu membantu mengatasi berbagai penyakit.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni

Manfaat bunga kecombrang bagi kesehatan tubuh (Pixabay/lungty)
Manfaat bunga kecombrang bagi kesehatan tubuh (Pixabay/lungty)

Himedik.com - Masyarakat Indonesia mungkin sudah tidak asing mendengar dan melihat bunga kecombrang. Bunga yang dikenal dengan kata lain kantan ini memiliki banyak sekali manfaat jika diolah sebagai masakan.

Biasanya orang mengolah bunga kecombrang sebagai sambal atau menumisnya dengan sayuran lain.

Beberapa orang mungkin akan merasa aneh ketika mengonsumsi bunga kecombrang ini karena berwarna pink atau merah mudah dan memiliki aroma harum yang cukup kuat. Meski begitu, jangan diremehkan. Bunga beraroma harum ini justru memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh. 

Melansir dari theborneopost.com, bunga kecombrang ini dipercaya memiliki banyak manfaat di luar negeri, salah satunya meningkatkan libido secara alami.

Manfaat mengonsumsi bunga kecombrang (Pixabay/Efraimstochter)
Manfaat bunga kecombrang bagi kesehatan tubuh (Pixabay/lungty)

Bunga kecombrang yang juga masuk dalam keluarga jahe ini juga diyakini mampu mengurangi peradangan, mengatasi kehilangan napsu makan, hingga menurunkan diabetes dan hipertensi.

Bahkan aroma harum dari bunga kecombrang ini juga bermanfaat untuk memberikan rasa tajam dalam hidangan sup atau lainnya agar lebih lezat.

Melansir dari NCBI, peneliti menemukan bunga kecombrang ini juga memiliki efek antioksidan yang sangat kuat terhadap stres oksidatif dan ekstraknya sangat berguna untuk toksisitas timbal.

Ilustrasi diabetes - (Pixabay/stevepb)
Ilustrasi diabetes - (Pixabay/stevepb)

Di Malaysia sendiri, bunga kecombrang ini justru dimanfaatkan sebagai ramuan obat guna mengatasi masalah sakit telinga dan daunnya digunakan untuk menyembuhkan luka.

Intinya, bunga kecombrang ini sangat baik jika dimanfaatkan sebagai obat tradisional maupun dikonsumsi dalam bentuk makanan guna meningkatkan antioksidan secara alami.

Berita Terkini

info

Apa yang Terjadi pada Otak saat Putus Cinta?

Jika Anda merasa sakit fisik atau mengalami "sakit hati" setelah putus cinta, bisa jadi karena otak bereaksi terhadap situasi dengan cara yang sama ketika Anda terluka secara fisik.