Info

Ahli: Ini 3 Gejala Varian Omicron yang Beda dengan Varian Virus Corona Lain

Ahli temukan 3 gejala varian Omicron yang berbeda dengan varian virus corona lainnya.

Shevinna Putti Anggraeni

Ilustrasi virus corona, gejala varian Omicron. (Pixabay)
Ilustrasi virus corona, gejala varian Omicron. (Pixabay)

Himedik.com - Sepanjang pandemi virus corona Covid-19, kita sudah mengenal 3 gejala utama penyakit tersebut, yakni demam, kehilangan indra penciuman dan perasa serta batuk. Tapi, para ahli memperingatkan varian Omicron menimbulkan gejala yang berbeda.

Mereka memperingatkan bahwa 3 gejala utama virus corona Covid-19 sebelumnya mungkin akan jauh berbeda dengan varian Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan.

Sejauh ini, 42 kasus varian Omicron sudah terdeteksi di Inggris. Dr Jenny Harries, Kepala Eksekutif UKHSA, mengatakan kemungkinan akan lebih banyak kasus varian Omicron yang terdeteksi.

Jika Anda terkena Omicron atau kontak dengan seseorang yang terinfeksi varian terebut, Anda harus isolasi diri selama 10 hari, baik sudah vaksin Covid-19 atau belum.

Tapi, para ahli mengatakan bahwa varian Omicron mungkin sulit gejalanya masih belum jelas dan berbeda dengan versi asli maupun varian virus corona lainnya.

Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Suara.com/Shutterstock)
Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Suara.com/Shutterstock)

NHS terus mengatakan bahwa batuk terus-menerus, demam tinggi, kehilangan indera penciuman dan perasa adalah gejala utama virus corona Covid-19.

Profesor Tim Spector, dari Kings College London dan kepala aplikasi ZOE Symptom Tracker telah menyarankan kalau daftar gejala virus corona perlu diperbaru. Karena, varian virus corona sudah banyak bermunculan dan menyebabkan gejala berbeda-beda, terutama varian Omicron.

Data dari aplikasi itu juga mengungkapkan bahwa orang yang positif virus corona Covid-19 sekarang ini lebih sering mengalami sakit kepala, pilek, sakit tenggorokan dan bersin.

Tapi, ada 3 gejala lain yang paling sering dikaitkan dengan varian Omicron. Dokter yang pertama kali menemukan varian Omicron ini telah melakukan pengujian dan melihat seorang pria muda yang datang ke kliniknya dengan tanda-tanda klasik virus corona.

Dr Angelique Coetzee , seorang praktisi swasta dan ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, mengatakan ada 3 gejala varian Omicron yang berbeda dengan varian virus corona lainnya, antara lain:

  1. Kelelahan
  2. Pegal-pegal
  3. Sakit kepala

Dr Coetzee menceritakan satu kasus yang sangat menarik, yakni seorang agdis 6 tahun yang mengalami demam dan detak jantung cepat.

Ia mengatakan bahwa gejala yang dialami gadis kecil itu tidak seperti varian Delta. Apalagi, anak itu juga tidak mengalami kehilangan indera penciuman dan perasa.

Jadi, tes Covid-19 dan isolasi ketika mengalami gejala mirip virus corona Covid-19 sangat penting di tengah munculnya varian baru virus corona yang selalu menimbulkan gejala berbeda.

Para ahli pun masih berusaha mempelajari lebih lanjuta mengenai varian baru virus corona tersebut dan seberapa menularnya serta seberapa efektif vaksin Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terkini