Pria

Sempat Viral Produk Pengharum untuk Mr P, Perlukah Digunakan?

Produk ini sempat viral setelah seorang netizen bernama Dean Murray mempostingnya.

Vika Widiastuti

ilustrasi Mr P - (Pixabay/derneuemann)
ilustrasi Mr P - (Pixabay/derneuemann)

Himedik.com - Banyak produk yang dijajakan untuk menjaga kebersihan organ genital. Salah satunya adalah produk pengharum untuk Mr P

Produk ini dijual di situs jual beli Amazon, bernama Boners Penis Spray. Klaimnya, untuk membuat bagian terpenting di tubuh Anda ini bersih dan segar.

Produk ini sempat viral setelah seorang netizen bernama Dean Murray mempostingnya. Dean memperlihatkan kandungan produk tersebut dan menemukan sedikit sabun, air, dan air lemon dalam komposisinya.

Namun, sebenarnya, perlukah kita menggunakan produk semacam ini untuk Mr P? Mr P, seperti Miss V, sebenarnya tidak perlu dicuci dengan sabun wangi atau pembersih agar harum dan bersih.

Anda disarankan untuk membersihkannya hanya dengan air, dan tidak menggunakan apa pun yang berhubungan dengan bahan kimia keras di dalamnya.

"Sabun khusus untuk Mr P Anda tidak perlu, kecuali ditentukan oleh dokter. Sebagai area tubuh yang sangat sensitif, ini dapat menyebabkan iritasi, terutama jika mengandung bahan kimia atau parfum yang keras. Mencuci setiap hari, termasuk di bawah kulit kulup, dengan sabun yang tidak berbau dan air hangat, sudah cukup untuk menjaga kebersihan Mr P Anda," jelas Karin O 'Sullivan, ahli kesehatan seksual dari Family Planning Association (FPA).

Ilustrasi masalah Mr P (Shutterstock)
Ilustrasi masalah Mr P (Shutterstock)

 

Dilansir Suara.com dari Metro.co.uk, Karin juga mengatakan bahwa poduk tersebut membantu mencegah penumpukan smegma, yang kadang-kadang justru menimbulkan bau jika dibiarkan terlalu lama, dan dalam kasus yang ekstrem, dapat menyebabkan peradangan yang disebut balanitis.

Smegma akan menumpuk jika penis dibiarkan tidak dicuci terlalu lama. Smegma adalah pelumas alami yang membuat penis tetap lembap, ia ditemukan di kepala penis dan di bawah kulit kulup.

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika Anda memiliki kekhawatiran tentang pelepasan sperma yang tidak biasa dalam hal warna, konsistensi dan bau, atau memiliki iritasi lainnya, yang harus Anda lakukan adalah memeriksakan diri ke dokter. Curigai kemungkinan penyakit infeksi menular seksual, dan bukannya menyemprotkan pengharum untuk penis. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Berita Terkait

Berita Terkini