Wanita

Hati-hati, Perempuan Perlu Khawatirkan 5 Kondisi Kesehatan Ini

Meski beberapa daftar penyakit ini dapat menyerang pria, data menunjukkan sebagian besar penderitanya justru perempuan.

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah

Ilustrasi dirawat di rumah sakit (Unplash/rawpixel)
Ilustrasi dirawat di rumah sakit (Unplash/rawpixel)

Himedik.com - Perempuan dikaruniai tubuh yang luar biasa dan dapat melakukan berbagai hal yang tidak dapat dilakukan laki-laki, contohnya melahirkan.

Sayangnya, menjadi perempuan berarti Anda lebih rentan terhadap beberapa kondisi kesehatan tertentu.

Kondisi ini memang tidak hanya terjadi pada perempuan saja. Namun setidaknya, melansir INSIDER, 5 kondisi ini lebih memengaruhi banyak perempuan daripada pria.

1. Depresi

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perempuan cenderung dua kali lebih mungkin didiagnosis dengan depresi daripada laki-laki.

Hal ini berkaitan dengan kadar hormon perempuan yang berfluktuasi selama siklus menstruasi, kehamilan, periode pospartum, dan menopause, serta dapat meningkatkan risiko depresi.

Stres, riwayat keluarga, rasa sakit, dan masalah medis juga dapat menjadi faktor. Meski begitu, tenang saja. Seperti kecemasan, depresi dapat diobati.

2. Osteoporosis

Kondisi ini dipengaruhi oleh usia, dan perempuan juga menjadi salah satu faktornya. Diperkirakan 10 juta orang Amerika menderita osteoporosis dan 80% di antaranya adalah perempuan, menurut Women's Health (OWH).

Kondisi tulang ini lebih sering terjadi pada perempuan karena berbagai alasan. Pertama, perempuan cenderung memiliki tulang yang lebih kecil dan lebih padat daripada pria.

Kedua, keropos tulang meningkat ketika kadar estrogen turun setelah menopause. Ketiga, perempuan seringkali hidup lebih lama daripada pria dan hidup lebih lama meningkatkan risiko osteoporosis.

Pasien perempuan di rumah sakit sedang dirawat. (Shutterstock)
Pasien perempuan di rumah sakit sedang dirawat. (Shutterstock)

3. Kanker payudara

Kanker payudara masih bisa terjadi pada pria. Namun, kanker ini 100 kali lebih umum pada perempuan, menurut American Cancer Society (ACS).

Ada beberapa faktor risiko yang tidak dapat Anda kendalikan, seperti bertambah tua dan memiliki gen bawaan tertentu.

Tetapi ada juga kebiasaan sehari-hari yang dapat mengurangi risiko terkena penyakit, seperti membatasi asupan alkohol dan tetap aktif bergerak.

4. Gangguan autoimun

Ini adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel-sel sehat. Setidaknya, ada 80 gangguan autoimun yang berbeda.

Penyakit seliaka atau celiac adalah salah satu contoh, menurut OWH.

Sebanyak 75% orang Amerika dengan penyakit autoimun yang mengejutkan adalah wanita, menurut American Autoimmune Related Diseases Association. Para peneliti masih bekerja untuk mencari tahu mengapa.

Ilustrasi stroke. (shutterstock)
Ilustrasi stroke. (shutterstock)

5. Stroke

Stroke, yang berpotensi mematikan aliran darah ke otak, membunuh lebih banyak wanita daripada pria, menurut OWH.

Beberapa faktor risiko stroke berlaku untuk semua orang, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, riwayat keluarga, dan merokok. Namun, beberapa faktor risikonya yang unik, ada pada perempuan.

Berdasarkan NIH, contohnya seperti mengonsumsi pil KB, kehamilan, menggunakan terapi penggantian hormon saat menopause, dan sering mengalami migrain.

Berita Terkait

Berita Terkini

wanita

Vagina Terasa Kendur? Ini Penyebabnya

Umumnya, kulit akan kehilangan kelembapan dan elastisitas seiring bertambahnya usia. Hal yang sama juga dapat terjadi pada vulva dan dinding vagina.