Wanita

Bolehkah Menyusui setelah Vaksin Covid-19? Ini Kata Ahli!

Banyak ibu hamil masih meragukan keamanan vaksin Covid-19, termasuk kemanan menyusui setelah suntik vaksin.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni

Ilsutrasi menyusui bayi - (Shutterstock)
Ilsutrasi menyusui bayi - (Shutterstock)

Himedik.com - Kebanyakan ibu hamil masih meragukan efektivitas dan keamanan vaksin Covid-19 bagi mereka, karena kurangnya pengujian pada wanita hamil.

Sehingga, bukti klinis bahwa vaksin Covid-19 aman bagi ibu hamil sangat diperlukan sebelum merekomendasikan vaksinasi rutin selama kehamilan.

Tapi, bukti dari studi non-klinis vaksin Pfizer, AstraZeneca dan Moderna menunjukkan tidak ada bahaya penggunaan pada wanita selama kehamilan.

"Bukti dari studi non-klinis menunjukkan vaksin Pfizer, AstraZeneca dan Moderna telah ditinjau oleh Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA) dan tidak mengungkapkan adanya kekhawatiran tentang keamanan vaksin Covid-19 selama kehamilan," kata panduan pemerintah Inggris dikutip dari Express.

Mereka juga menegaskan bahwa vaksin Covid-19 yang sudah mendapat persetujuan penggunaan darurat, telah ditinjau oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan badan pengatur di AS, Kanada, dan Eropa.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI) telah menyadari bahwa manfaat potensial dari vaksinasi sangat penting bagi beberapa ibu hamil, termasuk orang yang berisiko tinggi tertular virus corona dan memiliki masalah kesehatan yang membuat seseorang berisiko alami komplikasi.

Pada kondisi itu, Anda harus melakukan vaksinasi dengan dokter atau perawat agar lebih baik lagi. Tapi, apakah ibu bisa menyusui segera setelah suntik vaksin Covid-19?

Lagi-lagi, tidak ada data tentang keamanan vaksin Covid-19 pada ibu menyusui atau dampaknya pada asupan nutrisi bayi dalam perut.

Tapi, vaksin Covid-19 ini justru tidak dianggap berisiko bagi bayi yang menyusu dan tidak memengaruhi kualitas susu ibu bayi.

Karena itu, JCVI menyarankan Anda tetap suntik vaksin Covid-19 agar bayi mendapatkannya manfaatnya dari menyusui. Hal ini sejalan dengan rekomendasi ahli di AS dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Seorang ibu menyusui, mengaku ingin mendesak semua ibu menyusui lainnya untuk suntik vaksin Covid-19.

Asisten di Norfolk and Suffolk NHS Foundation Trust, Sophia Hunter, mengaku pernah menyarankan bahwa vaksin Covid-19 tidak untuk ibu menyusui. Namun sekarang, semua sarannya berubah, ia memilih untuk berbicara dengan dokter umum mengenai hal tersebut.

"Satu-satunya efek samping yang saya alami selama 48 jam, termasuk perasaan lesu dan tempat vaksinasi terasa sedikit empuk," jelasnya.

Jika Anda ragu untuk suntik vaksin Covid-19 di kala menyusui, cobalah konsultasi dengan dokter umum atau spesialis persalinan mengenai langkah yang seharusnya diambil.

Berita Terkait

Berita Terkini

wanita

Vagina Terasa Kendur? Ini Penyebabnya

Umumnya, kulit akan kehilangan kelembapan dan elastisitas seiring bertambahnya usia. Hal yang sama juga dapat terjadi pada vulva dan dinding vagina.