Anak

Bunda Wajib Tahu, Begini Cara Mengobati Mata Berair pada Bayi Baru Lahir

Mata berair umum terjadi pada bayi baru lahir dan umumnya disebabkan oleh saluran air mata yang tersumbat.

Vika Widiastuti | Dwi Citra Permatasari Sunoto

Ilustrasi bayi baru lahir. (Unsplash/Tim Bish)
Ilustrasi bayi baru lahir. (Unsplash/Tim Bish)

Himedik.com - Mata berair umum terjadi pada bayi baru lahir dan umumnya disebabkan oleh saluran air mata yang tersumbat. Terkadang, dokter menyebut kondisi ini sebagai dacryostenosis atau obstruksi saluran nasolakrimal.

Sebagai informasi, air mata terbentuk di kelenjar lakrimal, yang berada tepat di atas mata. Cairan air mata membantu membersihkan dan melumasi permukaan mata.

Saluran air mata atau saluran nasolakrimal adalah saluran kecil yang berada di sudut mata dekat hidung. Ketika seseorang berkedip, kelopak mata menyapu cairan air mata ke saluran ini, yang mengalirkannya ke hidung.

Jika saluran air mata tersumbat, cairan air mata mungkin tidak lagi dapat mengalir keluar dari permukaan mata. Penyumbatan dapat menyebabkan mata sangat berair, dan cairan lengket dapat terbentuk di sudut-sudut.

Menurut American Academy of Ophthalmology yang dilansir dari Medical News Today, hampir 20 persen bayi baru lahir mengalami penyumbatan saluran air mata. Kondisi ini dapat terjadi karena ujung saluran air mata tidak terbuka dengan benar saat bayi lahir.

Saluran air mata yang tersumbat dapat memengaruhi satu atau kedua mata bayi. Jika mata berair memang disebabkan oleh tersumbatnya saluran air mata, biasanya akan sembuh tanpa pengobatan dalam waktu 4 hingga 6 bulan.

Bayi imut. (unsplash/@Melissa Labellarte)
Ilustrasi bayi. (unsplash/@Melissa Labellarte)

 

Bunda juga bisa mengobatinya sendiri di rumah. Namun, sebelum menyentuh area yang dekat dengan mata anak, bersihkan tangan dengan sabun dan air hangat untuk mencegah infeksi.

Untuk membersihkan kotoran, celupkan kain kasa bersih atau kain lembut ke dalam air hangat kemudian usapkan dengan lembut ke ujung mata. Jika saluran air mata yang tersumbat memengaruhi kedua mata, selalu gunakan kain baru atau kain kasa untuk membersihkan mata satunya.

Supaya tidak makin parah, lindungi mata bayi dari angin, cuaca dingin, dan sinar matahari yang kuat karena dapat memperburuk gejala.

Selain itu, bunda juga dapat melakukan pijatan. Mintalah rekomendasi atau tanyakan pada dokter cara memijat dengan aman saluran air mata bayi yang tersumbat untuk membantunya terbuka.

Jadi, kalau mata si kecil berair terus jangan bingung ya Bun. Namun, kalau mata berair disertai dengan gejala lain di area mata, seperti kemerahan, pembengkakan, mungkin merupakan tanda infeksi atau masalah mata lainnya dan perlu segera ke dokter.

Berita Terkait

Berita Terkini