Anak

Giginya Terlepas, Bocah Ini Didiagnosis Kanker Saat Periksa Gigi

Ia menderita kanker neuroblastoma.

Vika Widiastuti | Yuliana Sere

Ilustrasi mencabut gigi. (shutterstock)
Ilustrasi mencabut gigi. (shutterstock)

Himedik.com - Seorang bocah perempuan (5) didiagnosis mengalami kanker neuroblastoma saat berada di dokter gigi.

Hunter Jones, dari Everett, Washington, mengunjungi Dr. Harlyn Sussarla di Stellar Kids Dentistry untuk membersihkan gigi pada Agustus 2017. Saat itu dokter memperhatikan beberapa giginya yang lepas.

Karena merasa itu aneh untuk usia gadis kecil itu, Dr Sussarla melakukan sinar-X yang kemudian mengungkapkan adanya tumor di rahang Hunter, dilaporkan dailymail.

Beberapa hari kemudian, keluarganya mengunjungi Rumah Sakit Anak Seattle, di mana ahli bedah mendiagnosis Hunter memiliki neuroblastoma, kanker yang terbentuk di jaringan saraf.

Setelah 18 bulan kemoterapi, radiasi, dan imunoterapi, Hunter sekarang bebas kanker.

Ibu Hunter, Kara mengatakan, dia terkejut dengan diagnosis tersebut karena putrinya tidak menunjukkan tanda-tanda atau gejala bahwa ada sesuatu yang salah.

Ilustrasi perawatan gigi. (pixabay)
Ilustrasi membersihkan gigi. (pixabay)

 

"Saya sangat ketakutan saat sedang berada di dokter gigi waktu itu," katanya.

Sebagai informasi, neuroblastoma adalah kanker yang berkembang di sel-sel saraf yang belum matang di seluruh tubuh.

Ini paling sering dimulai di kelenjar adrenalin, tepat di atas ginjal, tetapi juga dapat berkembang di tempat lain seperti dada, perut atau tulang belakang.

Gejalanya meliputi sakit perut, sakit dada, lingkaran hitam di sekitar mata, demam, dan penurunan berat badan.

Kanker ini paling sering didiagnosis pada anak-anak yang berusia lima tahun atau lebih muda.

Pengobatan tergantung pada lokasi dan ukuran tumor tetapi dapat mencakup pembedahan, kemoterapi, radiasi, imunoterapi, dan transplantasi sel induk.

Hunter didiagnosis dengan neuroblastoma stadium IV risiko tinggi, yang memiliki tingkat kelangsungan hidup lima tahun antara 40 hingga 50 persen.

"Kami menemukan dia memiliki tumor di perutnya," kata ayahnya, Jay. "Dan itu menyebar ke pinggulnya juga."

Selama 18 bulan berikutnya, gadis kecil itu menghabiskan 140 hari di Rumah Sakit Anak Seattle.

Diketahui, Hunter telah menjalani dua operasi, lima putaran kemoterapi, 12 putaran radiasi, dua transplantasi sel induk dan enam putaran imunoterapi.

Berita Terkait

Berita Terkini