Anak

Keji! Anak Perempuan Penderita Diabetes Dibiarkan Meninggal oleh Ibu

Emily meninggal setelah alami komplikasi diabetes.

Rendy Adrikni Sadikin | Yuliana Sere

Ilustrasi. (Unsplash/@Greg Ortega)
Ilustrasi. (Unsplash/@Greg Ortega)

Himedik.com - Amber Hampshire (39) didakwa melakukan pembunuhan tak disengaja karena membiarkan putrinya yang baru berusia 14 tahun meninggal karena diabetes.

Emily Ikue-Rose meninggal 3 November lalu setelah menderita diabetes selama lima tahun. Sang ibu pun akhirnya ditahan oleh Departemen Kepolisian Alton.

Menurut Jaksa Negara Bagian Madison, Thomas D. Gibbons, hal ini sangat tidak biasa dan sangat menyedihkan terutama bahwa kematian ini sebenarnya bisa dicegah.

''Ada banyak dokter yang menyediakan informasi tentang apa yang harus dilakukan serta diobati jika mengalami penyakit tersebut,'' tuturnya.

Gibbons mengatakan Amber tidak memberitahu siapa pun tentang penyakit yang dialami putrinya bahkan kepada sang suami.

Ketoasidosis diabetik yang diderita Emily merupakan komplikasi diabetes. Ini seringkali dipicu oleh kurangnya perawatan yang dapat berakibat fatal.

Ilustrasi obat diabetes. (pixabay)
Ilustrasi obat diabetes. (pixabay)

 

Kurangnya insulin menyebabkan gula darah tinggi dan penumpukan keton asam dalam darah.

Pada Februari, ia dirawat di rumah sakit yang sama saat menderita pneumonia dan ketoasidosis diabetik. Pihak rumah sakit pun sudah menjadwalkan follow up selama tiga kali.

Sayang, hal ini tidak digubris oleh Amber. Bahkan insulin sebagai resep anaknya pun tidak pernah diberikan.

Bahkan Amber berbohong kepada pihak sekolah tentang diagnosis anaknya. Ia mengatakan bahwa diagnosa itu tidak benar dan pemberitahuan dari rumah sakit merupakan sebuah kesalahan.

Di tanggal 1 November, Emily mengalami serangan jantung. Ia pun segera dibawa ke rumah sakit setempat.

Namun, sayang kondisinya semakin memburuk yang membuat ia harus dilarikan ke Rumah Sakit Kardinal Glennon Children SSM Health di St. Louis.

Staf medis Kardinal Glennon meminta Amber untuk mengesahkan rilis file medis Emily dari rumah sakit lain, tetapi Hampshire menolak.

Emily pun akhirnya menghembuskan napas terakhir pada 3 November pukul 4:09 waktu setempat.

Untuk kasus ini, Amber bisa menghadapi 3 hingga 14 tahun penjara karena pembunuhan tak disengaja dan hukuman tambahan 2 hingga 10 tahun karena membahayakan kehidupan anak di bawah umur.

Berita Terkait

Berita Terkini