Ibu Lalai, Bayi Ini Meninggal karena Kelaparan dengan Bobot Hanya 2,3 Kg

Namun, sang ibu menyangkal dan mengatakan bahwa kematian bayinya akibat cedera otak.

Vika Widiastuti | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Jum'at, 01 Februari 2019 | 16:00 WIB
Ibu Lalai, Bayi Ini Meninggal karena Kelaparan dengan Bobot Hanya 2,3 Kg

Ibu Lalai, Bayi Ini Meninggal karena Kelaparan dengan Bobot Hanya 2,3 Kg

himedik.com - Melansir dari The Sun, seorang ibu harus rela mendekam di penjara setelah membiarkan bayinya sangat kelaparan hingga meninggal. Bahkan berat badannya turun drastis, lebih ringan dibandingkan dengan berat badan saat dia lahir.

Ibu bernama Angel Poole (25) dijatuhi hukuman 10 tahun penjara pada hari Jumat (25/01/19), dua setengah tahun setelah kematian putranya, Judah Wessels pada Juli 2016.

Bayinya yang saat itu berusia dua bulan meninggal dengan berat hanya 2,3 kg. Padahal bayi seusianya harusnya memiliki bobot dua kali lipat dari itu dan ironisnya beratnya saat itu 2 kilogram lebih rendah dari berat lahirnya.

Bahkan 8 hari setelah dia lahir, dokter mengatakan bahwa Judah adalah bayi yang sehat dan cukup makan. Namun, selama beberapa minggu berikutnya, Poole yang berasal dari Birmingham, Iowa, melewatkan beberapa pemeriksaan bayinya.

Suatu ketika, Poole menelepon 911 dan mengatakan bahwa bayinya kesulitan bernapas. Sayang seribu sayang, bayi itu dinyatakan meninggal di rumah sakit satu jam kemudian.

Hasil autopsi menyatakan bahwa Judah sangat kekurangan gizi dan meninggal karena kelaparan dan dehidrasi. Namun, Poole menyangkal, ia menyalahkan kematian bayinya karena cedera otak dan menyarankan agar dakwaannya dicabut.

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB