Kisah Bayi yang Selamat dari Operasi Bibir karena Kondisi Malformasi Vena

Kondisi ini tak menyebabkan kanker.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yuliana Sere
Minggu, 24 Februari 2019 | 07:00 WIB
Kisah Bayi yang Selamat dari Operasi Bibir karena Kondisi Malformasi Vena

Kisah Bayi yang Selamat dari Operasi Bibir karena Kondisi Malformasi Vena

himedik.com - Ketika Murphy lahir, bibir bawahnya tampak bengkak dan dagunya sedikit berubah warna. Namun bibir bengkak dan kondisi dagu bayi itu tak lantas membuat kedua orangtua khawatir. Tak ada yang menyangka jika itu adalah gejala malformasi vena.

''Pikiran awal saya adalah, 'Tidak ada yang salah','' kata Kiim Morgan, wanita asal Little Rock, Arkansas, Amerika kepada Inside Edition.

Namun seiring berjalannya waktu, bibir Murphy menjadi semakin besar. ''Mereka tidak tahu persis apa itu,'' tambah ayahnya, Tripp Morgan.

Setelah diperiksa, Murphy didiagnosis mengalami malformasi vena, sekelompok pembuluh darah yang tidak menyebabkan kanker.

Kondisi ini membuat bibirnya membesar dari waktu ke waktu. Bentuknya yang mencolok itu membuat setiap kali mereka membawa buah hati ke tempat umum, orang-orang pasti akan berhenti dan menatap.

''Mereka pikir sesuatu terjadi atau dia jatuh,'' ungkap Kim.

Ilustrasi bayi tidak tidur saat malam hari. (Unsplash/Jelleke Vanooteghem)
Malformasi vena pada bayi tidak menyebabkan kanker. (Unsplash/Jelleke Vanooteghem)

Dokter mencoba mengobatinya dengan suntikan yang biasanya diberikan untuk mengatasi varises. Hasilnya, pembengkakan berkurang tapi bibir Murphy tetap tidak berada di posisi seharusnya.

Satu-satunya jalan adalah operasi. ''Segala sesuatu telah kita lalui,'' tutur Kim. ''Murphy masih sempurna, tidak peduli apa pun yang terjadi.''

Keluarga mereka akhirnya memutuskan pergi ke New York, di mana mereka bertemu dengan ahli bedah terkenal, Dr. Milton Waner.

''Kami akan mencari tahu dan kami akan memberikan yang terbaik,'' kata sang dokter kepada mereka. Tripp dan Kim sedikit khawatir tapi mereka yakin pada putra mereka.

Baca Juga: Konsumsi Bluberi Kurangi Risiko Sakit Jantung hingga 20 Persen

Ilustrasi operasi - (Pixabay/sasint)
Ilustrasi operasi - (Pixabay/sasint)

''Dia tangguh,'' kata Tripp.

Setelah berjam-jam operasi, malformasi vena itu dihilangkan dari bibir Murphy. ''Semuanya berjalan dengan sempurna,'' kata Waner.

Orangtua Murphy tentu sangat senang melihat putra kecil mereka tampak bahagia.

''Ini terlihat bagus," kata Kim.

''Hasilnya luar biasa. 'Aku benar-benar kagum,'' tambah Tripp.

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB