Anak

Siswi Di-bully karena Potongan Rambut, Guru Ini Ikut Potong Rambutnya

Aksi guru yang berani lawan kasus bully di kelasnya.

Vika Widiastuti | Yuliana Sere

Ilustrasi anak di-bully. (Pixabay/FeeLoona)
Ilustrasi anak di-bully. (Pixabay/FeeLoona)

Himedik.com - Seorang siswi di Texas, Amerika di-bully karena potongan rambutnya yang tampak seperti laki-laki. Gurunya, Shannon Grimm melihat perubahan perilaku pada muridnya, Priscilla Perez.

Melansir dari Inside Edition, Priscilla mengatakan, jika ia tidak betah di sekolah. "Saya akan menangis karena saya pikir sekolah itu tidak menyenangkan," katanya.

Setelah diselidiki, bocah lima tahun itu mengalami perundungan oleh teman-teman sekelasnya karena potongan rambut barunya.

"Teman-teman mulai memanggilnya anak laki-laki, dan kata-kata itu terdengar sangat jelas," ungkap Grimm.

Itu menjadi sangat buruk, Perez bahkan tidak mau melepas topinya ketika dia sampai di sekolah.

Pengawasan orangtua terhadap barang yang digunakan anak untuk bermain harap selalu diperhatikan. (Unsplash/Micha Parzuchowski)
Ilustrasi anak yang mengalami perundungan. (Unsplash/Micha Parzuchowski)

 

Pengalaman yang dialami Perez ini terjadi sampai liburan musim dingin, ketika Grimm akhirnya memutuskan untuk mencukur rambutnya menyerupai Perez.

"Saya akan melakukan hal-hal lain untuk teman-teman saya di kelas selain mengajar mereka. Saya akan menunjukkan kepada mereka cinta dan dukungan yang mereka perlu pelajari," ungkap Grimm.

Menurut Grimm, hanya itu yang diperlukan agar mereka berhenti.

Seperti yang kita tahu, kasus bully tentu bisa membawa berbagai dampak bagi korban, misalnya dari sisi fisik dan psikologis. Seseorang yang mengalami perundungan bisa mengalami stres, depresi hingga ancaman kematian.

Berita Terkait

Berita Terkini