Banjir Kecaman, Iklan Jumpsuit Bayi Berslogan Pedofilia Dihapus dari Amazon

Kata-kata kotor terpampang di pakaian untuk bocah itu.

Vika Widiastuti | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Jum'at, 29 Maret 2019 | 14:30 WIB
Banjir Kecaman, Iklan Jumpsuit Bayi Berslogan Pedofilia Dihapus dari Amazon

Banjir Kecaman, Iklan Jumpsuit Bayi Berslogan Pedofilia Dihapus dari Amazon

himedik.com - Situs e-commerce Amazon terpaksa menarik iklan jumpsuit bayi yang dihiasi slogan-slogan yang mengandung nuansa pedofilia, kelainan seksual untuk menjadikan anak-anak sebagai objek.

Sebelumnya, berbagai kecaman menyerang Amazon secara besar-besaran karena pakaian 'norak' itu, yang menurut para kritikus ditujukan untuk pedofil.

"Ini mengejutkan, dan saya terkejut ada baju seperti itu," kata profesor Marci Hamilton dari Child USA kepada The Sun.

Baju anak berbau pedofilia - (Facebook/Marc Wilson)
Baju anak berbau pedofilia - (Facebook/Marc Wilson)

 

"Ini menormalkan aktivitas itu (pelecehan seksual terhadap anak, -red), yang sangat berbahaya bagi anak-anak. Ini adalah pertama kalinya kami melihat kata-kata seperti itu, yang ditujukan untuk pedofil, pada pakaian untuk bayi. (Amazon) seharusnya memiliki kontrol yang jauh lebih baik atas produk untuk anak-anak," lanjutnya.

Pakaian yang dijual di situs Amazon oleh pihak ketiga dari Kanada, VanBer, itu telah dihapus.

"Semua penjual Marketplace harus mengikuti panduan penjualan kami, dan yang tidak akan dikenakan tindakan, termasuk mungkin akunnya dihapus. Produk tersebut tidak lagi tersedia," ujar juru bicara Amazon kepada The Post.

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB