Anak

Gara-gara Makan Anggur Utuh, Bocah 5 Tahun Harus Jalani Operasi

Seorang anak laki-laki usia 5 tahun harus menjalani operasi karena tersedak buah anggur utuh yang bersarang di tenggorokannya.

Agung Pratnyawan | Shevinna Putti Anggraeni

Bocah 5 tahun harus menjalani operasi karena tersedak anggur yang bersarang di saluran pernapasan
Bocah 5 tahun harus menjalani operasi karena tersedak anggur yang bersarang di saluran pernapasan

Himedik.com - Seorang dokter di Brisbane, Angela Henderson menjadi perhatian publik dengan unggahan di media sosialnya. Angela Henderson mengunggah kisah seorang anak usia 5 tahun yang bernasib malang setelah makan anggur utuh.

Angela Henderson mengunggah gambar X-ray yang memperlihatkan ada semacam bulatan besar di tenggorokan seorang anak kecil, kasus pasiennya yang paling menyita perhatian.

Melansir dari Dailymail.co.uk, ia mengatakan bahwa anak balita laki-laki usia 5 tahun itu tersedak buah anggur utuh yang terjebak di saluran pernapasan.

Kasus anak laki-laki 5 tahun yang tersedak anggur itu lantas membuat Angela Henderson tergugah memberi peringatan tegas kepada para orangtua karena kasus tersebut tak hanya sekali terjadi.

Angela Henderson menegaskan bahwa anak-anak bayi hingga balita harus mendapat pengawasan ekstra dari orang dewasa di sekitarnya. Karena, mereka bisa tersedak makanan atau buah-buahan apapun yang dinilai mudah dikonsumsi dan dikunyahnya.

"Tahukah kalian tentang hasil rontgen ini? itu adalah buah Anggur! Buah anggur yang berhenti di jalan pernapasan anak 5 tahun hari ini," seru Angela Henderson.

Ia sebagai dokter merasa tersayat hatinya dan bersedih melihat anak usia 5 tahun harus tergeletak di ruang operasi karena kelalaian orangtua ketika mengasuh.

Di sisi lain, ia sangat bersyukur karena anak 5 tahun tersebut berhasil terselamatkan setelah menjalani operasi akibat tersedak buah anggur yang ukurannya kecil bagi orang dewasa.

Sebab, kemungkinan terburuk seperti meninggal sangat bisa terjadi karena buah anggur yang berhenti di saluran pernapasan anak 5 tahun tersebut.

"Jiwa yang manis ini harus menjalani operasi dan anestasi umum karena tersedak buah anggur yang bersarang di tenggorokannya. Beruntungnya, jalan napasnya bisa terbuka karena bisa saja kasus ini berakhir buruk," katanya.

Ilustrasi Anggur. (pixabay/moreharmony)
Ilustrasi Anggur. (pixabay)

 

Sebelumnya, dokter sekaligus ibu dua anak ini pernah menangani kasus serupa pada bocah usia 3 tahun di Tasmania yang harus merenggangkan nyawa karena tersedak bola karet kecil yang tersangkut di tenggorokannya.

Angela Henderson pun meminta untuk para orangtua selalu mengawasi anaknya dengan cermat setiap kali masuk taman bermain agar tak memasukkan benda kecil apapun ke dalam mulutnya.

Begitu pula jika ingin memberikan anak buah-buahan atau makanan lainnya. Pastikan orangtua harus mengirisnya menjadi bagian kecil-kecil sebelum dilahap oleh agar si Kecil mampu mengunyah dan mencernanya, termasuk buah anggur.

"Berhati-hatilah dan potong anggur maupun tomat bayi terlebih dahulu sebelum diberikan pada anak," lanjutnya.

Pesan Angela Henderson untuk para ibu agar memotong buah sekecil anggur sebelum dikonsumsi anak balita bukan karena melihat pasien balitanya usia 5 tahun. Melainkan, tersedak makanan sudah menjadi penyebab ketiga kematian tertinggi pada anak-anak.

Fakta bahwa tersedak anggur menjadi penyebab kematian tertinggi ketiga pun tercatat dalam jurnal medis BMJ yang dikutip dari HuffingtonPost, termasuk anak-anak yang tersedak permen. Hasil laporan jurnal mereka berdasar 3 kasus kematian anak-anak yang tersedak buah, dua anak berusia 5 tahun dan satunya berusia 17 bulan.

Ia memberi tahu bahwa anak-anak usia di bawah 7 tahun tidak dianjurkan mengonsumsi buah anggur secara utuh karena belum bisa mengunyah dan mencerna secara sempurna.

"Karena tersedak buah anggur menjadi penyebab kematian tertinggi pada anak di bawah usia 7 tahun. Karena itu, makanan apapun sangat perlu dipotong-potong lebih dulu sebelum dikonsumsi anak-anak," ujarnya.

Pesan Angela Henderson kepada ibu-ibu untuk memperhatikan ukuran makanan dan buah anaknya seketika menjadi perhatian publik.

Berita Terkait

Berita Terkini