Akibat Sering Makan Cemilan, Balita 3 Tahun Alami Pendarahan di Pantat!

Balita 3 tahun alami pendarahan di pantat karena sering makan cemilan.

Galih Priatmojo | Shevinna Putti Anggraeni
Kamis, 04 April 2019 | 10:15 WIB
Akibat Sering Makan Cemilan, Balita 3 Tahun Alami Pendarahan di Pantat!

Akibat Sering Makan Cemilan, Balita 3 Tahun Alami Pendarahan di Pantat!

himedik.com - Orangtua sangat wajib memperhatian makanan dan cemilan yang dikonsumsi oleh anaknya, terlebih anak balita yang masih membutuhkan perhatian khusus. Jika orangtua lengah dalam memperhatikan urusan makanan bisa saja terjadi hal buruk pada balitanya.

Seperti kisah yang dialami oleh Wang asal Jiangsu, Tiongkok yang menemukan anak laki-lakinya sering merasakan sakit di pantat dan meninggalkan bercak darah di celana dalam.

Kondisi yang dialami anak laki-laki Wang tersebut bermula dari kebiasaannya memberikan cemilan tak sesuai dengan usia putranya.

Melansir dari setn.com, Wang sering menemukan anaknya yang berusia 3 tahun itu mengalami pendarahan dan merasakan sakit di area pantat.

Setelah mengamatinya lebih detail, Wang melihat ada sesuatu yang aneh dan mengganggu di bagian anus anaknya. Ia pun langsung membawa anaknya ke rumah sakit karena takut terjadi sesuatu yang lebih buruk.

Balita 3 tahun alami sembelit berkepanjangan karena sering konsumsi cemilan salah (Unsplash/Irina Murza)
Balita 3 tahun alami sembelit berkepanjangan karena sering konsumsi cemilan salah (Unsplash/Irina Murza)

 

Sesampainya di rumah sakit, dokter mendiagnosis ada benjolan sebesar kacang di anus anak laki-lakinya yang bisa hilang dengan cara dioperasi.

Ternyata benjolan sebesar kacang di anus anak laki-lai Wang berkaitan dengan kebiasannya memberikan cemilan kepada putranya. Kebiasaan mengonsumsi cemilan tak sesuai itulah membuat anak laki-laki Wang mengalami sembelit berkepanjangan.

Padahal anak balita seusia anak laki-laki Wang perlu banyak konsumsi buah, sayuran, mengurangi gorengan dan makanan ringan karena berpengaruh pada proses buang air besarnya (BAB).

Bermula dari kebiasaan itulah yang membuat anak laki-laki Wang pun mengalami prolaps rektum (anus) yakni kondisi saat dinding rektum mengalami prolaps hingga menonjol keluar dari anus dan terlihat tumbuh di luar.

Baca Juga: Bra Khusus bagi Penyintas Kanker Payudara Ini Bisa Kurangi Rasa Sakit

Selain itu, dokter yang menangani anak laki-laki Wang juga memberi tahu pertolongan pertama jika anak mengalami prolaps rektum sebelum semakin memburuk dan harus dilakukan tindak operasi.

Dokter mengatakan orangtua bisa mengambil kain kasa dan menggunakan minyak goreng untuk menyeka anus anaknya secara berulang. Tetapi, jika cara tersebut tidak membuat kondisi anak membaik, dokter menyarakan segera pergi ke rumah sakit.

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB