Anti Ribet, Ini Menu MPASI yang Tepat Menurut Pakar

Bukan sayur dan buah, pakar spesialis anak jelaskan menu MPASI yang tepat untuk bayi usia 6 bulan.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Selasa, 12 November 2019 | 10:00 WIB
Anti Ribet, Ini Menu MPASI yang Tepat Menurut Pakar

Anti Ribet, Ini Menu MPASI yang Tepat Menurut Pakar

himedik.com - Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) biasanya mulai diberikan saat bayi berusia 6 bulan. Pada masa MPASI ini, umumnya ibu mulai mengalami sejumlah problem memberi makan bayi pertama kali.

Salah satu yang membuat dilema para orangtua adalah memilih makanan yang tepat untuk menu MPASI anaknya. Sejauh ini, banyak orangtua memberi anaknya sayur dan buah sebagai menu MPASI.

Tetapi, sayur dan buah justru tidak disarankan untuk menu MPASI. Buah tidak mengandung zat besi dan zinc, sedangkan sayur mengandung serat tinggi yang bisa membuat bayi MPASI susah buang air besar.

Spesilias anak, dr. Tiwi pun menyarankan para ibu untuk memberi bayi karbohidrat dari nasi putih atau kentang dan protein hewani selama MPASI.

Tak hanya itu, dr Tiwi juga menegaskan bahwa orangtua tidak perlu membeli dan menyediakan menu khusus untuk bayinya. Misalnya, menyediakan ikan salmon khusus bayi atau menggoreng makanannya menggunakan minyak khusus.

Ilustrasi bayi mpasi (shutterstock)
Ilustrasi bayi mpasi (shutterstock)

Menurutnya, ibu bisa menggoreng lauk untuk bayinya menggunakan minyak goreng biasa yang tersedia di dapur.

"Pakai aja minyak goreng biasa di rumah itu. Maksud saya jangan terlalu dikhususkan, toh bayi makannya enggak terlalu banyak saat pertama kali. Jadi artinya jangan khusus membeli salmon buat bayi, disimpen di kulkas jadi lama kan," jelas dr Tiwi dalam channel YouTube Tya Ariestya.

Ia juga menegaskan bahwa orangtua bebas memberikan makan apapun kepada anaknya. Artinya, apa saja yang dimakan orangtuanya, juga bisa disisihkan untuk menu MPASI bayi.

Dengan begitu, orangtua tidak perlu menyediakan atau mengategorikan makanan khusus untuk anaknya karena kekhawatiran tertentu. Sebab, anak bisa mengonsumsi apapun asalkan memang bisa dimakan dan sesuai untuk umurnya.

Menu MPASI yang tepat menurut dr Tiwi (Instagram/@drtiwi)
Menu MPASI yang tepat menurut dr Tiwi (Instagram/@drtiwi)

"Jadi kalau orangtua makannya salmon, ya boleh makanin anaknya itu juga. Kalau orangtua makannya ikan kembung, ya boleh juga anak dikasih makan itu. Apa aja boleh dimakan sama anaknya," tandasnya.

Baca Juga: Minum Air Hangat Campur Madu Setiap Pagi, Rasakan 5 Khasiatnya pada Tubuh!

Dokter spesialis anak ini pun memberikan trik khusus dalam memberi anak makan agar lahap. Menurutnya, orangtua tidak harus langsung memberi makan ketika pertama kali anak bangun tidur di pagi hari.

Orangtua bisa mulai memberi anak makan ketika menjelang siang, sekitar jam 9 hingga 10 pagi. Kondisi anak pada saat itu sudah mulai kelaparan sehingga akan lebih lahap makannya.

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB