Pasien Termuda di Inggris, Bayi Baru Lahir Positif Virus Corona Covid-19

Bayi baru lahir menjadi pasien termuda di London yang terinfeksi virus corona Covid-19.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Senin, 16 Maret 2020 | 09:00 WIB
Pasien Termuda di Inggris, Bayi Baru Lahir Positif Virus Corona Covid-19

Pasien Termuda di Inggris, Bayi Baru Lahir Positif Virus Corona Covid-19

himedik.com - Seorang bayi baru lahir menjadi pasien positif terinfeksi virus corona Covid-19 pertama di London. Penularan virus corona Covid-9 pada bayi baru lahir itu pun belum diketahui dari ibunya atau faktor lain.

Sebelumnya, bayi itu dilarikan ke rumah sakit London karena diduga menderita pneumonia. Sampai akhirnya, hasil tes medis bayi baru lahir ini positif terinfeksi virus corona Covid-19.

Ternyata ibu yang melahirkan bayi itu sudah lebih dulu terinfeksi virus corona Covid-19. Tetapi, hasil tesnya baru diketahui setelah ia melahirkan anaknya.

Karena itu, tim medis langsung melakukan tes corona Covid-19 pada bayinya yang ternyata sama-sama positif. Tetapi, tim medis di Rumah Sakit North Middlesex tidak yakin kalau bayi baru lahir itu tertular virus corona Covid-19 dari dalam rahim atau saat dalam kandungan.

Menurut laporan yang dilansir oleh World of Buzz, bayi baru lahir ini pun telah dipindahkan ke rumah sakit lain yang berspesialisasi dalam mengobati infeksi.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Pihak rumah sakit juga telah mengeluarkan surat pernyataan terkait kasus bayi baru lahir yang terinfeksi virus corona Covid-19. Pihaknya telah berusaha untuk mengantisipasi penyebaran virus di area rumah sakit.

"Keselamatan pasien dan staf rumah sakit adalah prioritas utama kami. Jadi, kami akan mengikuti panduan dari Public Health England dengan membersihkan area tempat perawatan pasien secara teratur. Staf medis yang berhubungan dekat dengan pasien-pasien ini disarankan untuk karantina dulu," surat pernyataan dari pihak rumah sakit.

Karena virus corona Covid-19 yang mudah menyebar, semua orang disarankan untuk menjaga kebersihan dengan baik dan membatasi interaksi sosial.

Tindakan tersebut dinilai bisa memperlambat dan menghentikan penyebaran virus corona Covid-19 secara lebih luas. Bahkan Anda perlu cuci tangan secara teratur dan jangan menyentuh area wajah.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Baca Juga: Update Corona Covid-19 pada 15 Maret 2020: Kasus Infeksi Capai 156.438

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB