Sindrom Kawasaki, Penyakit Langka Anak yang Bisa Muncul akibat Covid-19

Spesialis pediatri Inggris telah memperingatkan bahwa sejumlah kecil anak-anak mengalami sindrom langka yang dapat dikaitkan dengan virus corona, yaitu sindrom kawasaki.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Jum'at, 01 Mei 2020 | 08:00 WIB
Sindrom Kawasaki, Penyakit Langka Anak yang Bisa Muncul akibat Covid-19

Sindrom Kawasaki, Penyakit Langka Anak yang Bisa Muncul akibat Covid-19

himedik.com - Penyakit kawasaki atau sindrom kawasaki yang dikaitkan dengan komplikasi Covid-19 pada anak adalah penyakit langka dan menyebabkan dinding pembuluh darah di tubuh menjadi meradang.

Dilansir dari CNN, menurut National Health Service (NHS) Inggris, kondisi tersebut juga dikenal sebagai sindrom kelenjar getah bening mukokutan yang sering memengaruhi anak-anak.

Gejala dari penyakit ini adalah suhu tinggi yang berlangsung selama lima hari atau lebih, ruam, kelenjar bengkak di leher, bibir pecah-pecah kering, jari tangan atau kaki merah dan mata merah.

"Untungnya penyakit seperti Kawasaki sangat jarang, namun saat ini penyakit kawasaki terkait dengan komplikasi Covid-19 pada anak-anak. Penting bagi dokter untuk mengetahui adanya potensi kemunculannya sehingga mereka dapat memberi anak-anak dan remaja perawatan dengan cepat," kata Profesor Simon Kenny, direktur klinis nasional NHS untuk anak-anak dan remaja pada CNN.

Kawasaki juga menimbulkan kondisi yang dapat menyebabkan komplikasi jantung.

Menurut Mayo Clinic, penyakit tersebut adalah penyebab utama penyakit jantung yang di Amerika Serikat, dan komplikasi serius dapat mencakup aneurisma dan pelebaran arteri koroner.

Ilustrasi anak. (Shutterstock)
Ilustrasi anak. (Shutterstock)

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan, bahwa intravena secara substansial penyakit kawasaki dapat mengurangi perkembangan kelainan arteri koroner.

Menurut NHS, sekitar 25 persen anak-anak dengan penyakit yang tidak menerima perawatan terus mengalami komplikasi jantung yang dapat mencakup kondisi seperti serangan jantung dan penyakit jantung.

Para ahli mengakui bahwa penyebab penyakit Kawasaki tidak sepenuhnya dipahami, tetapi berpikir bahwa anak-anak yang mengembangkannya bisa secara genetis memiliki kecenderungan untuk itu, karena mewarisi gen tertentu dari orang tua mereka.

Penyakit ini lebih sering terjadi pada anak-anak dari Asia Timur Laut, terutama Jepang dan Korea. 

Baca Juga: Ungkap Peradilan Anak, Suara.com Raih Liputan Terbaik UNICEF-AJI

Meskipun begitu, para ahli menegaskan bahwa keadaan parah terkait Covid-19 pada anak-anak terhitung jarang. 

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB