Studi: Kekurangan Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD Anak

Jumlah ruang hijau di sekitar rumah pada anak-anak mungkin penting untuk menurunkan risiko ADHD.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Kamis, 04 Maret 2021 | 11:00 WIB
Studi: Kekurangan Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD Anak

Studi: Kekurangan Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD Anak

himedik.com - Paparan ruang terbuka hijau di sekitar lingkungan anak-anak mungkin berfungsi mengurangi risiko Gangguan Pemusatan Perhatian/Hiperaktivitas (ADHD). Hal tersebut dinyatakan dalam penelitian baru dari iPSYCH.

Melansir dari Medical Xpress, sebuah tim peneliti dari Aarhus University telah mempelajari bagaimana ruang hijau di sekitar tempat tinggal memengaruhi risiko anak-anak dan remaja dengan ADHD.

"Temuan kami menunjukkan bahwa anak-anak yang kurang terpapar lingkungan hijau di daerah pemukiman mereka pada masa kanak-kanak, memiliki risiko lebih tinggi diagnosis ADHD jika dibandingkan dengan anak-anak yang dikelilingi oleh lingkungan hijau tertinggi," kata Malene Thygesen yang merupakan salah satu peneliti di balik penelitian tersebut.

ADHD adalah salah satu diagnosis psikiatri yang paling umum di antara anak-anak. Alasan mengapa beberapa anak mengembangkan ADHD masih belum diketahui sepenuhnya. ADHD mungkin turun-temurun, tetapi faktor lain mungkin juga berperan.

Ilustrasi anak dan orang tua (unsplash/@omarlopez10
Ilustrasi anak dan orang tua (unsplash/@omarlopez10

Sebuah studi tunggal ini memang tidak memberikan dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara akses ke lingkungan hijau dan risiko anak mengembangkan ADHD.

Tetapi hasil penelitian Malene Thygesen telah memperhitungkan banyak faktor lain yang juga dapat berperan dalam pengembangan ADHD.

"Dalam studi ini, kami menyesuaikan dengan jenis kelamin, usia, tahun lahir anak, diagnosis psikiatri orang tua, status sosial ekonomi, dan status sosial ekonomi tingkat lingkungan. Studi kami kuat karena melibatkan banyak individu dan informasinya sangat detail," kata Malene Thygesen.

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB