Studi: Waspada, Sering Oleskan PelembapTingkatkan Risiko Alergi Bayi

Mengoleskan pelembap kulit pada bayi memang umum dilakukan, namun kebiasaan ini terkait dengan alergi anak.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Senin, 08 Maret 2021 | 19:00 WIB
Studi: Waspada, Sering Oleskan PelembapTingkatkan Risiko Alergi Bayi

Studi: Waspada, Sering Oleskan PelembapTingkatkan Risiko Alergi Bayi

himedik.com - Risiko alergi makanan akibat pemberian pelembap kulit bisa terjadi terutama pada 3 bulan awal kehidupan bayi.  Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang menganalisis lebih dari 1.300 bayi.

Melansir dari Medical Xpress, penelitian ini telah diterbitkan pada Journal of Allergy and Clinical Immunology.

Studi ini dipimpin oleh para peneliti di St George's, University of London dan King's College London yang menganalisis penelitian sebelumnya dalam uji coba terhadap 1.394 anak-anak. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pemberian pelembap pada bayi tidak efektif dalam mencegah perkembangan eksim. Selain itu, pemberian pelembap juga terkait dengan peningkatan alergi makanan.

Dalam studi baru ini, uji coba terkontrol acak pada pengenalan awal makanan alergen menunjukkan bahwa setiap pemberian pelembap tambahan per minggu dikaitkan dengan peningkatan 20 persen kemungkinan mengembangkan alergi makanan.

Orang tua yang terdaftar dalam penelitian ini ditanyai seberapa sering mereka melembabkan bayi mereka dan produk apa yang mereka gunakan. Produk yang paling sering digunakan untuk melembapkan bayi adalah minyak zaitun.

Meskipun begitu, berlum dipahami sepenuhnya mengepa pelembap bisa meningkatkan risiko alergi pada anak. Dalam hal ini, teori yang memungkinkan adalah bahwa beberapa pelembap mungkin memiliki efek merusak pada pelindung kulit. Hal ini yang kemudian memungkinkan alergen untuk melakukan kontak dengan sistem kekebalan kulit dengan lebih mudah.

Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Peneliti juga menyatakan bahwa ada kemungkikan lain yang menyebabkan alergi, seseperti adanya sisa alergen di tangan orang tua saat mengaplikasikan pelembap.

"Studi ini tidak mengatakan bahwa orang tua harus berhenti memberikan perlembap pada anak-anak mereka. Pelembab mungkin dapat meningkatkan risiko perkembangan alergi makanan, tetapi kami membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan mengapa hal ini terjadi," ujar Dr. Michael Perkin, ahli alergi anak dan penulis pertama makalah dari St George's, University of London.

"Sementara itu, kami menganjurkan agar orang tua mencuci tangan sebelum memberikan perlembap pada bayi sebagai tindakan pencegahan," imbuhnya.

Baca Juga: Lebih Baik untuk Kesehatan, Ketahui Keunggulan Susu Sapi A2 Dibanding A1

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB