Tak Perlu Takut, Bayi Cegukan Itu Normal dan Tidak Berbahaya!

Para ahli menyarankan untuk tidak memaksa bayi untuk menghentikan cegukannya.

Rosiana Chozanah
Jum'at, 22 Oktober 2021 | 16:30 WIB
Tak Perlu Takut, Bayi Cegukan Itu Normal dan Tidak Berbahaya!

Tak Perlu Takut, Bayi Cegukan Itu Normal dan Tidak Berbahaya!

himedik.com - Bayi sudah mengalami cegukan sejak dalam kandungan. Penyebabnya belum diketahui, tetapi beberapa teori mengatakan ini berkaitan dengan perkembangan paru-paru, saat janin berlatih bernapas dengan mengambil cairan ketuban.

Sementara cegukan pada bayi baru lahir terjadi karena diafragma mereka kejang, memaksa udara keluar melalui pita suara, lapor Insider.

Bayi baru lahir juga dapat mengalami iritasi diafragma karena minum terlalu cepat atau menangis terlalu lama.

Berdasarkan Insider, cara paling mudah dan efektif mengatasi cegukan pada bayi baru lahir adalah dengan menunggu dan membiarkan cegukan tersebut.

Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi

"Biasanya membuat orangtua cemas, tetapi bayi biasanya tidak terganggu sama sekali," jelas dokter anak Gina Posner, MD, dari Memorial Care Orange Coast Medical Center, California.

Cegukan tidak berbahaya bagi bayi, dan tidak perlu mencoba menghentikannya. Biasanya, cegukan akan berlangsung sekitar 10 hingga 15 menit. Pada beberapa kasus, bisa sampai satu hingga dua jam.

Tetapi cegukan dapat dicegah, yakni memperlambat bayi saat menyusu. Jika mereka minum terlalu cepat, bayi dapat menghirup banyak udara akibatnya perut mereka kembung dan mengiritasi diafragma.

Jika Anda memberi ASI dari botol, American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan untuk menyendawakan bayi setelah minum. Ketika sedang menyusu langsung, Anda bisa melakukannya ketika berganti payudara.

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB