Jangan Cemas Anak Tantru, Ini Proses Penting dalam Perkembangan Anak Lho!

Tantrum merupakan proses penting dalam tahap perkembangan anak.

Shevinna Putti Anggraeni
Rabu, 08 Juni 2022 | 09:00 WIB
Jangan Cemas Anak Tantru, Ini Proses Penting dalam Perkembangan Anak Lho!

Jangan Cemas Anak Tantru, Ini Proses Penting dalam Perkembangan Anak Lho!

himedik.com - Banyak orangtua mungkin cemas hingga pusing ketika anak tantrum, terlebih ketika orang di sekitar mulai merasa terganggu.

Tapi, Anda harus tahu bahwa tantrum bukanlah perilaku buruk, seperti yang ditafsirkan oleh kebanyakan orang.

Tantrum justru bagian penting dari perkembangan anak dan ada dalam berbagai bentuk serta ukuran. Bila Anda ingin mengendalikan anak yang tantrum, Anda perlu memahami penyebabnya.

Tak bisa dipungkiri, orangtua mungkin rasanya ingin membentak, memukul atau meninggalkan anaknya ketiak tantrum dan sudah putus asa. Namun, tindakan itu pastinya tidak mungkin dilakukan dan tidak bisa dibenarkan.

Dilansir dari Times of India, tantrum adalah respons terhadap emosi kuat yang dirasakan anak Anda, baik itu disebabkan oleh kemarahan, frustasi, ketakutan atau kesedihan.

Ilustrasi anak tantrum (Jcomp/freepik).
Ilustrasi anak tantrum (Jcomp/freepik).

Karena mereka masih belum bisa mengelola dan mangatasi emosi itu, mereka pun akan menjadi tantrum dengan menangis, berteriak, menjatuhkan diri, menendang atau membenturkan sesuatu.

Semua ini adalah perilaku yang normal, meskipun sikap anak yang tantrum ini mungkin sulit diterima oleh lingkungan dan dinilai tidak sopan.

Tantrum paling sering terjadi pada balita karena keterampilan sosial dan emosional mereka baru mulai berkembang. Sebab, mereka belum memiliki kosakata untuk mengkomunikasikan perasaannya.

Terkadang, mereka tidak dapat mengelola emosinya karena sebagian dari mereka menginginkan kemandirian dan eksplorasi pada usia ini.

Tapi, mereka juga takut berpisah dengan Anda. Jadi, Anda harus paham bahwa balita masih belajar untuk memahami lingkungan dan mereka menemukan bahwa tindakan mereka dapat mengubah apa yang terjadi di sekitar mereka.

Baca Juga: Ahli Sebut Cacar Monyet Bisa Sebabkan Wabah yang Lebih Besar

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB