7 Gejala Tak Biasa Covid-19, Jarang tapi Tetap Perlu Diwaspadai

Sebagai virus baru, berbagai penelitian mengenai Covid-19 masih terus dikembangkan termasuk mengidentifikasi gejalanya.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana
Senin, 06 April 2020 | 20:00 WIB
Ilustrasi pusing. (pixabay)

Ilustrasi pusing. (pixabay)

Himedik.com - Sebagai virus baru, beragam penelitian mengenai Covid-19 masih terus dikembangkan. Umumnya, orang-orang dengan virus corona akan mengalami gejala seperti batuk, demam, hingga sesak napas.

Seiring waktu, muncul berbagai gejala baru pada sebagian orang yang terinfeksi corona. Suara.com merangkum gejala - gejala Covid-19 yang tidak populer tapi tetap harus diwaspadai.

1. Masalah Pencernaan

Mengalihbahasanan dari Business Insider, masalah pencernaan termasuk gejala yang belakangan ini umum terjadi pada pasien Covid-19. Sekitar satu dari 10 pasien mengalami beberapa gejala gastrointestinal, termasuk diare dan mual.

Sebuah studi di The Lancet melaporkan bahwa hanya 3% pasien China yang mengalami diare. Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sekitar 5% pasien mengalami mual.

Penelitian baru menunjukkan bahwa jumlahnya mungkin lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya dan hingga setengah dari pasien mungkin punya masalah pencernaan bersama dengan gejala pernapasan.

2. Malaise dan Kelelahan

Sebuah kasus di panti jompo Wahington melaporkan, sepertiga penghuninya terinfeksi Covid-19. Setengahnya tidak memiliki gejala tapi beberapa pasein punya gejala tak biasa, seperti malaise, rasa tidak nyaman, hingga gelisah.

Dalam beberapa kasus, Covid-19 memang muncul dengan gejala malaise hingga rasa kelelahan. Ini adalah salah satu gejala atipikal yang paling kerap dilaporkan, biasanya muncul dengan batuk atau demam.

Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]
Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]

3. Kedinginan dan Nyeri Otot

Baca Juga: Koma 10 Hari karena Corona Covid-19, Pria Ini Tak Ingat Istri dan Anak!

Nyeri otot dan kedinginan dapat menjadi gejala dari banyak penyakit, termasuk flu biasa. Tapi gejala tersebut juga ditemukan pada orang yang terinfeksi virus corona.

Menurut WHO, sekitar 11% orang yang diteliti mengaku kedinginan dan 14% merasakan nyeri otot. Gejala itu dianggap sebagai indikasi infeksi ringan.

Kalau Anda mengalaminya, lakukan tindakan pencegahan tambahan untuk mengisolasi diri dari orang lain. Selain itu, pastikan untuk banyak istirahat dan cukupi cairan tubuh.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB