Peneliti China Sebut Virus Corona pada Salmon Bisa Menular dalam Seminggu

Peneliti China menemukan daging ikan salmon berpotensi membawa virus corona Covid-19.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Jum'at, 11 September 2020 | 09:00 WIB
Peneliti China Sebut Virus Corona pada Salmon Bisa Menular dalam Seminggu

Peneliti China Sebut Virus Corona pada Salmon Bisa Menular dalam Seminggu

himedik.com - Sebelumnya, virus corona Covid-19 dikhawatirkan bisa menular melalui makanan. Tapi, usat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) menegaskan bahwa tidak ada bukti penularan virus corona dari makanan.

Tapi, sebuah studi baru justru menunjukkan daging ikan salmon berpotensi membawa virus corona Covid-19. Studi oleh para peneliti China ini juga menunjukkan jejak virus corona pada ikan salmon bisa menular selama lebih dari seminggu.

Ilmuwan dari Universitas Pertanian China Selatan dan Akademi Ilmu Pertanian Guangdong di Guangzhou mengumpulkan sampel virus dari salmon. Lalu, mereka mencatat virus pada salmon bisa bertahan sampai 8 hari pada suhu 3,8 derajat Celcius.

"Ikan yang terkontaminasi SARS-CoV-2 dari satu negara bisa dengan mudah menyebar ke negara lain dalam waktu seminggu. Sehingga salmon ini bisa menjadi salah satu sumber penularan internasional," jelas para peneliti dikutip dari Fox News.

Temuan ini juga bertentangan dengan saran badan kesehatan terkait penularan virus corona Covid-19 melalui makanan.

Ikan salmon kaya asam lemak omega 3. (Shutterstock)
Ikan salmon. (Shutterstock)

CDC mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa mengonsumsi atau memegang makanan tertentu bisa menularkan virus corona pada bulan Agustus 2020 silam.

Sejauh ini, badan perlindungan kesehatan hanya menyarankan untuk selalu mencuci tangan pakai sabun dan air selama 20 detik setelah memegang paket, sebelum menyiapkan makanan dan ketika hendak makan.

CDC juga melaporkan bahwa cara paling umum untuk menyebarkan virus corona Covid-19 adalah kontak antar orang ke orang, termasuk dari tetesan di udara setelah seseorang batuk atau bersin.

"Tidak seperti virus gastrointestinal (GI) bawaan makanan seperti norovirus dan hepatitis A yang sering membuat orang sakit melalui makanan terkontaminasi, virus corona Covid-19 adalah virus yang menyebabkan penyakit pernapasan," kata FDA.

FDA juga mengatakan virus tidak dapat hidup pada kemasan makanan impor dan tergantung pada permukaannya. Jika bisa, virus hanya bisa bertahan untuk waktu singkat, antara beberapa jam hingga hari.

Baca Juga: Update Covid-19 Global: Kasus Baru di Amerika Serikat Melambat

Tapi, virus juga bisa disebarkan oleh pekerja makanan yang terinfeksi bila mereka tidak mencuci tangan dengan benar setelah menggunakan kamar mandi.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB