Tal Lama Setelah Digigit Nyamuk, Pramugari Ini Meninggal karena Gagal Organ

Apitchaya Jareondee dan beberapa anggota keluarganya awalnya menderita demam tinggi.

Vika Widiastuti
Jum'at, 09 Agustus 2019 | 07:00 WIB
Tal Lama Setelah Digigit Nyamuk, Pramugari Ini Meninggal karena Gagal Organ

Tal Lama Setelah Digigit Nyamuk, Pramugari Ini Meninggal karena Gagal Organ

himedik.com - Dalam beberapa kasus, gigitan nyamuk bisa menyebarkan penyakit mematikan jika tak segera ditangani.

Seperti yang baru saja terjadi pada seorang pramugari cantik berusia 25 tahun dari Thailand yang meninggal karena demam berdarah hanya 3 hari setelah digigit.

Dilansir dari Oriental Daily, chaya Jareondee dan beberapa anggota keluarganya menderita demam tinggi dan sakit kepala parah. Mereka lantas dilarikan ke Lanna Hospital di Chiang Mai, Thailand.

Dokter kemudian mendiagnosis mereka mengalami demam berdarah. Sayangnya, pramugari itu mengalami infeksi parah akibat gigitan nyamuk hingga memicu pendarahan internal, syok, dan gagal organ.

chaya yang bekerja di Thai Lion Air dinyatakan meninggal dunia pada Senin (5/8/2019). Hanya 3 hari setelah digigit nyamuk.

Sepupu korban, mengatakan mereka sekarang mengambil tindakan pencegahan ekstra dengan menutup semua jendela rumah dan tinggal di dalam rumah karena sekarang adalah musim hujan di Thailand dan ada nyamuk di mana-mana.

Ilustrasi digigit nyamuk. (Shutterstock)
Ilustrasi digigit nyamuk. (Shutterstock)

 

Sementara itu, dilansir dari nature, virus dengue menyebar melalui siklus penularan dari manusia ke nyamuk ke manusia. Biasanya empat hari setelah digigit nyamuk aedes aegypty yang terinfeksi. Seseorang akan mengalami viremia, suatu kondisi di mana terdapat tingkat tinggi virus dengue dalam darah. Viremia berlangsung selama sekitar lima hari, tetapi dapat berlangsung selama dua belas hari.

Pada hari pertama viremia, orang tersebut pada umumnya tidak menunjukkan gejala demam berdarah. Namun, lima hari setelah digigit nyamuk yang terinfeksi, orang tersebut mengalami gejala demam berdarah yang dapat berlangsung selama seminggu atau lebih.

Baca Juga: Jangan Khawatir, Dudukan Toilet Tidak Akan Membuat Anda Infeksi

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB