Ngeri, Kapiler & Puting Aktris Ini Pecah karena Terlalu Keras Memompa ASI

Sebelum menggunakan pompa ASI, lebih baik konsultasikan dahulu dengan dokter tentang kekuatan penyedot pompa ASI agar tidak terjadi seperti aktris ini.

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah
Sabtu, 07 September 2019 | 13:00 WIB
Ngeri, Kapiler & Puting Aktris Ini Pecah karena Terlalu Keras Memompa ASI

Ngeri, Kapiler & Puting Aktris Ini Pecah karena Terlalu Keras Memompa ASI

himedik.com - Pompa ASI biasanya digunakan menyedot ASI berlebih yang keluar setelah melahirkan. Meski tidak secara langsung dari payudara, bayi tetap akan mendapatkan manfaat langsung dari ASI.

Baru-baru ini, seorang aktris Thailand Panward Hemmanee menceritakan kisahnya saat bermasalah dengan pompa ASI.

Wanita 39 tahun itu pun mengunggah sebuah video yang memperlihatkan botol pompa ASI dengan cairan merah di dalamnya.

Tidak hanya itu, ia juga mengunggah foto gumpalan darah di atas sebuah piring.

"Mengapa ada gumpalan darah yang keluar?," tulisnya pada unggahan tersebut.

Beberapa penggemar berkomentar bahwa mereka pernah menghadapi masalah yang sama sebelumnya, sementara yang lain terkejut dan memintanya untuk menemui dokter.

Ilustrasi ASI. (Shutterstock)

Ibu dari seorang putra dan seorang putri itu akhirnya menemui dokter dan diberitahu bahwa ia telah menggunakan pompa ASI secara tidak benar.

Ternyata pompa yang dimiliki Panward telah menyedot terlalu kuat hingga menyebabkan kapiler di payudaranya dan putingnya pecah. Akibatnya, darah dari kapiler yang rusak kemudian bocor ke dalam ASI.

"Aku sudah salah paham (mengira) memompa dengan tekanan terkuat akan membersihkan susu menjadi lebih baik dan cepat untuk mencegah penyumbatan," lanjutnya, dilansir dari World of Buzz.

Akhirnya Panward mencoba menahan rasa sakit saat melakukannya dan mengira itu adalah hal normal.

Baca Juga: ASI Mencair Gara-gara Listrik Mati, Bahayakah Jika Si Kecil Minum?

"Tetapi sekarang aku tahu bahwa itu tidak perlu. Aku harus mengakui walaupun aku adalah ibu dari dua anak, masih ada banyak hal yang belum aku ketahui," tambahnya.

Setelah berkonsultasi dengan dokternya, ia diyakinkan bahwa ia dapat terus memompa ASI karena itu bukan masalah serius.

Belajar dari Panward, lebih baik berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mencoba pompa ASI pada buah hati, ya Moms!

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB