Wanita

Sebelum Meninggal, Sulli Pernah Ungkap Kesehatan Mentalnya, Ini Katanya!

Sebelumnya, pada 2018 lalu aktris bernama asli Choi Jin-Ri ini mengakui dirinya sedang berjuang dengan dua gangguan ini.

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah

Sulli eks f(x) [Suara.com/Instagram]
Sulli eks f(x) [Suara.com/Instagram]

Himedik.com - Sulli, mantan anggota girl band f(x), Sulli, dikabarkan meninggal dunia, Senin (14/10/2019) di rumahnya. Berdasarkan keterangan Kantor Polisi Seongnam Sujeong, Sulli meninggal karena bunuh diri, diduga akibat dari depresi berat.

Meski begitu belum ada rincian lebih lanjut dari pihak keluarga maupun pihak agensinya, SM Entertainment.

Melansir Koreaboo, polisi juga mengungkapkan Sulli meninggal dengan cara gantung diri di lantai dua rumahnya.

Sebelumnya, pada 2018 lalu aktris bernama asli Choi Jin-Ri ini mengakui dirinya sedang berjuang dengan gangguan panik dan fobia sosial.

"Bahkan orang-orang dekat pun meninggalkanku. Saya terluka oleh mereka dan merasa tidak ada orang yang mengerti saya, yang membuat saya berantakan," katanya dalam video teaser reality show, Jinri Store.

Sayangnya, video tersebut sudah diturunkan dari Instagram-nya.

Sulli ex member f(x). (Instagram/@jelly_jilli)
Sulli ex member f(x). (Instagram/@jelly_jilli)

Gangguan panik atau panic disorder didiagnosis pada orang yang mengalami serangan panik spontan yang tampaknya tak terduga dan sangat sibuk dengan ketakutan akan serangan berulang. Dan biasanya dimulai pada usia dewasa, setelah usia 20.

Serangan panik terjadi secara tak terduga, terkadang bahkan ketika bangun dari tidur, lapor Anxiety and Depression Association of America.

Sedangkan fobia sosial atau yang lebih dikenal dengan social anxiety disorder adalah rasa ketakutan ekstrem dalam situasi soial atau yang melibatkan performa tertentu.

Terutama situasi yang sama sekali asing atau di mana mereka merasa diawasi atau dievaluasi oleh orang lain, melansir Hello Sehat.

Dasar dari gangguan kecemasan sosial atau fobia sosial adalah ketakutan akan diamati, dinilai oleh mata publik, atau memalukan diri sendiri di depan umum.

Menurut Sulli, dirinya telah mengalami kondisi gangguan panik sejak masih muda.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Berita Terkait

Berita Terkini