Wanita Nyaris Meninggal Usai Dicakar Kucing, Begini Kronologinya

Seorang wanita lansia nyaris meninggal dunia setelah dicakar kucing yang menyebabkan infeksi bakteri pemakan daging.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Rabu, 06 November 2019 | 22:00 WIB
Cakar kucing - (Pixabay meineresterampe)

Cakar kucing - (Pixabay meineresterampe)

Himedik.com - Shirley Hair, seorang nenek 65 tahun hampir meninggal dunia akibat infeksi bakteri mematikan setelah dicakar kucing kesayangnnya. Infeksi bakteri akibat cakaran kucing itu telah menggerogoti jaringan dalam tubuhnya.

Awalnya, Shirley Hair hendak memeluk kucingnya yang bernama Chan. Tetapi, kucing kesayangannya justru mencakar lengannya ketika ia berusaha menggendong.

"Goresan kucingku cukup dalam, tapi saya tidak terlalu memikirkannya sampai saya mengalami gejala flu dan kehilangan nafsu makan," kata Shirley dikutip dari Fox News.

Saat itu Shirley sempat memeriksakan kondisinya dan dokter hanya memberinya antibiotik dan pencegah flu. Tetapi, kondisi Shirley justru semakin memburuk meski sudah mengonsumsi obat resep dokter.

Tak lama kemudian, lengan Shirley mulai membengkak dan merah. Shirley langsung dilarikan ke Rumah Sakit Southmead di Bristol karena menyadari penyakitnya cukup serius.

Ilustrasi infeksi bakteri. [Shuttertsock]
Ilustrasi infeksi bakteri. [Shuttertsock]

 

Benar saja, Shirley didiagnosis menderita spesis, syok septik, kegagalan organ, pneumonia dan necrotizing fascitis yang disebut bakteri pemakan daging. Sehingga Shirley harus menjalani operasi darurat untuk mengangkat jaringan yang terinfeksi.

Menurut  Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, necrotizing fascitis adalah infeksi bakteri langka yang menyebar cepat ke seluruh tubuh dan bisa menyebabkan kematian. Diagnosis akurat, perawatan antibiotik cepat dan pembedahan bisa menghentikan infeksi agar tidak menyebar.

Ilustrasi cakar kucing. (Pixabay)
Ilustrasi cakar kucing. (Pixabay)

 

Bakteri bahaya ini paling umum memasuki tubuh melalui luka di kulit, seperti luka goresan, luka bakar, gigitan serangga, luka tusuk atau luka operasi. Gejala infeksinya berupa bisul, lepuh, flek hitam pada kulit, perubahan warna kulit, nanah, pusing, kelelahan, diare atau mual.

Baca Juga: Tolong Manajer Aishwarya Rai, Shah Rukh Khan Alami Luka Bakar Minor!

Setelah 5 hari koma, Shirley akhirnya tersadar tetapi perjuangannya untuk sembuh belum berakhir. Shirley tetap membutuhkan operasi karena jantungnya berhenti.

Selain itu, Shirley juga membutuhkan pencangkokan kulit untuk menutupi area yang harus dibuang dokter. Beruntungnya, Shirley selamat setelah terinfeksi bakteri pemakan daging.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB