Tiga Nutrisi Penting untuk Tingkatkan Kecerdasan Anak

Vitamin B12 merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan anak untuk tingkatkan kecerdasan.

Rauhanda Riyantama | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Kamis, 06 September 2018 | 21:15 WIB
Tiga Nutrisi Penting untuk Tingkatkan Kecerdasan Anak

Tiga Nutrisi Penting untuk Tingkatkan Kecerdasan Anak

himedik.com - Orangtua mana yang tak menginginkan buah hatinya tumbuh dengan baik, sehat, dan pintar. Beragam asupan nutrisi dari makanan orangtua berikan. Tak segan, orangtua juga memberi anak beberapa suplemen penunjang.

Nah, berikut telah dirangkum mengenai tiga nutrisi penting yang bisa tingkatkan kecerdasan anak.

1. Vitamin

Jenis vitamin yang diperlukan anak-anak dalam tahap tumbuh kembangnya adalah vitamin B12 (kobalamin). Vitamin ini berperan penting dalam perkembangan otak anak.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Food and Nutrition Bulletin, menunjukkan data bahwa anak yang kekurangan kobalamin kecepatan impuls saraf di otaknya menjadi terhambat. Serta lebih rentan mengalami peradangan.

Sumber vitamin B12. (Medical News Today)
Sumber vitamin B12. (Medical News Today)

 

Selain itu, vitamin B9 (folat) juga diperlukan karena fungsinya untuk menguatkan sistem saraf otak anak selama masa pertumbuhan.

Sumber vitamin B12 ini bisa diperoleh dari susu kedelai, susu almond, sereal, susu, dan keju. Sedangkan sumber vitamin B9 dari brokoli dan sayur bayam.

2. Mineral

Mineral seperti kolin dan zat besi juga berperan dalam meningkatkan kecerdasan otak. Untuk mengangkut oksigen ke otak dan setiap sel tubuh, sel darah merah membutuhkan zat besi. Sumbernya bisa didapatkan dari kacang-kacangan, daging merah, dan nasi.

Baca Juga: Perbaiki Pola Makanmu Jika Tak Ingin Menopause Dini

Kolin merupakan senyawa kimia yang larut dalam air dan fungsinya mirip dengan vitamin serta masih satu golongan dengan vitamin B kompleks dan folat.

Secara khusus, kolin dapat membantu meningkatkan sinyal saraf di otak. Sehingga jika aliran sinyal saraf otak berkembang optimal, maka perkembangan otak juga akan maksimal pula.

Sumber kolin bisa diperoleh dari telur, susu, salmon, hati ayam, dan daging.

Ilustrasi susu kental manis. (Shutterstock)
Susu. (Shutterstock)

 

3. Asam lemak

DHA dan AA, merupakan bagian dari asam lemak omega-3 dan omega-6. DHA, yang merupakan bagian dari asam lemak omega-3 mampu membangun sebanyak 8% dari total bobot otak.

Sumber asam lemak omega-3 ini berasal dari makarel, sarden, salmon, sedangkan omega-6 dari mede, kedelai, dan almond.

Moms, mulai sekarang coba rayu anak untuk konsumsi beragam nutrisi di atas ya!

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB