Anak Penderita HIV Dilarang Bersekolah, Sebegitu Menularkah?

Padahal HIV tidak akan menular hanya dengan sentuhan atau berjabat tangan.

Dany Garjito | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Sabtu, 01 Desember 2018 | 09:00 WIB
Anak Penderita HIV Dilarang Bersekolah, Sebegitu Menularkah?

Anak Penderita HIV Dilarang Bersekolah, Sebegitu Menularkah?

himedik.com - Sudah jatuh malah tertimpa tangga. Mungkin seperti itulah peribahasa yang menggambarkan nasib ketiga anak penderita HIV dari Desa Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara ini.

Menderita HIV, kehadiran mereka di sekolah ditolak oleh para orang tua murid yang lainnya. Tepatnya pada Juli 2018 lalu mereka mendaftar sekolah. Sayangnya, itu merupakan hari pertama sekaligus menjadi hari terakhir mereka bersekolah.

Usai kejadian itu pihak sekolah bahkan bupati dan dinas pendidikan sudah berusaha memberi pengertian kepada para orang tua, tetapi mereka tetap tidak mau menerima.

Akhirnya ketiga anak ini hanya bisa belajar mandiri dari para relawan di Yayasan HKBP (Huria Kristen Batak Protestan). Meski demikian mereka tetap ingin mendapat pendidikan formal.

Sebagai informasi, HIV adalah virus yang menyebabkan penyakit AIDS dan menyerang sistem kekebalan tubuh. Akibatnya sistem imun akan menurun secara drastis dan memungkinan virus atau bakteri lain menyerang tubuh.

Hingga saat ini belum ada obat HIV. Seseorang yang terinfensi HIV akan memilikinya seumur hidup.

Mengenai penularan HIV, nampaknya masyarakat perlu memahami lebih jauh lagi. Pasalnya masih banyak yang khawatir melakukan kontak fisik seperti berjabat tangan dengan penderita HIV.

HIV menular melalui hubungan seksual, menggunakan jarum suntik yang terkontaminasi HIV, dan kontak dengan darah. Sedangkan kontak sehari-hari seperti berjabat tangan, berpelukan, menyentuh, tidak akan membuatnya menular.

Menurut data WHO, ada sekitar 37 juta orang yang hidup dengan HIV. Namun, hanya 54 persen dari penderita yang menyadari bahwa mereka mengidap penyakit HIV AIDS.

Tidak ada salahnya waspada, tapi mengucilkan mereka yang sakit akan membuatnya semakin terluka.

Baca Juga: Empat Tanda Kekurangan Vitamin B12, Salah Satunya Sariawan

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB