Gara-gara Gigitan Serangga, Kaki Bocah 2 Tahun Ini Terancam Diamputasi

Gigitan tersebut awalnya dikira biasa saja, tetapi....

Vika Widiastuti
Senin, 28 Januari 2019 | 16:30 WIB
Gara-gara Gigitan Serangga, Kaki Bocah 2 Tahun Ini Terancam Diamputasi

Gara-gara Gigitan Serangga, Kaki Bocah 2 Tahun Ini Terancam Diamputasi

himedik.com - Luka akibat gigitan serangga merupakan hal yang umum terjadi. Jadi, tak heran banyak yang mengabaikannya karena beranggapan luka tersebut bisa sembuh dengan sendirinya.

Dilansir dari World of Buzz, seorang ibu di Singapura baru saja membagikan kisah pilunya melalui akun Facebook Juliana Hisyam, Kamis (17/1/2018) mengenai putranya yang berusia 2 tahun. Wanita itu mengungkapkan, anaknya terinfeksi bakteri pemakan daging karena gigitan serangga di kaki kananya.

Wanita tersebut membagikan kisahnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak menganggap remeh gigitan serangga. Menurutnya, awalnya kaki anak tersebut tampak digigit serangga. Kemudian menjadi luka terbuka mungkin karena digaruk.

Soal di mana dan apa yang menggigit bocah tersebut, dia pun tak mengerti. Jadi, dia mengingatkan orang tua jika menemukan bekas gigitan yang tidak normal di tubuh anak untuk segera memeriksakannya ke dokter.

"Saya pikir itu hanya gigitan biasa. Gigitan yang normal, tetapi ternyata bisa saja kehilangan orang yang Anda cintai, Gejalanya seperti demam tinggi, ruam, kurang nafsu makan. Jangan tunda dan langsung berkonsultasi dengan dokter. Lebih baik pergi ke rumah sakit karena dokter akan melakukan tes darah dan semuanya. Mencegah lebih baik daripada mengobati," tulisnya.

Wanita itu kemudian membawa putranya yang saat itu kondisinya sudah memburuk ke Cardiac Intensive Care Unit (CICU). Dokter menemukan, bocah itu ternyata terinfeksi bakteri Streptococcus kelompok A yang bisa mengancam jiwa.

Setelah lima minggu di rumah sakit, bocah tersebut pun bisa keluar dari bahaya dan kini sedang masa pemulihan. Meski begitu, kaki kanan bocah itu masih perlu dipantau.

"Sejak awal, dokter mengatakan bahwa Imran mungkin terancam diamputasi di bawah lutut, tetapi dokter melakukan hal terbaik sebelum sampai ke tahap itu," lanjutnya.

Meski luka anak tersebut sudah membaik,tetapi masih terlalu dini untuk memutuskannya.

Pada 24 Januari lalu, Juliana kembali mengunggah postingan yang mengatakan, bocah dua tahun itu masih dalam pengobatan dan harus memeriksakan lukanya ke dokter dua kali dalam seminggu.

Baca Juga: Idap Kanker, Sutopo Ungkap Banyaknya Obat yang Dikonsumsinya Tiap Hari

Menurutnya kondisi kaki anak tersebut ada peningkatan, tetapi tidak sesuai dengan harapannya.

"Kami masih berdoa dan berharap kakinya bisa diselamatkan. Insya Allah! kami telah menerima banyak kebaikan dari orang-orang," tulisnya.

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB