Sedang Mabuk, Kakek-Nenek Bakar Cucunya Hidup-hidup dalam Perapian

Menurut kesaksian tetangga, ia mendengar sang kakek mendorong bayi itu ke dalam perapian.

Vika Widiastuti | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Jum'at, 01 Februari 2019 | 13:00 WIB
Sedang Mabuk, Kakek-Nenek Bakar Cucunya Hidup-hidup dalam Perapian

Sedang Mabuk, Kakek-Nenek Bakar Cucunya Hidup-hidup dalam Perapian

himedik.com - Biasanya kakek maupun nenek selalu menunggu kehadiran cucu-cucu mereka di rumah. Mereka juga tidak akan segan jika harus mengurus cucunya sementara ketika ibunya sedang ada keperluan dan terpaksa harus meninggalkan mereka bersama sang nenek ataupun kakek.

Namun, tragis menimpa bayi berusia 11 bulan ini. Bukannya bersenang-senang dengan kakek-neneknya, Maxim Sagalakov, malah dibakar hidup-hidup di perapian oleh mereka.

Melansir dari New York Post, Maxim Sagalakov ditinggal oleh ibunya Viktoria (20) dan dirawat oleh orang tuanya di Rusia. Ketika dia kembali, Viktoria kebingungan karena menemukan 'sisa-sisa' anaknya hangus di perapian rumah keluarga.

Komite Investigasi regional yang bertanggung jawab atas penyelidikan kejahatan serius mengatakan kakek-nenek tersebut dalam kondisi mabuk ketika mereka (diduga) membunuh bayi itu.

Penyebab pasti kematian berada di bawah penyelidikan forensik, tetapi diyakini anak itu meninggal karena pembakaran setelah dibakar hidup-hidup di desa Kharoy di distrik Khakassia Rusia pada hari Selasa (29/01/19).

Ilustrasi perapian. (pixabay/Pexels)
Ilustrasi perapian. (pixabay/Pexels)

 

Seorang tetangga mengatakan bahwa sang kakek keluar dan mabuk vodka, dan ketika dia kembali, ia mendengar sang kakek mendorong bayi itu ke dalam perapian.

Padahal menurut penuturan tetangga dan kerabat, kakek-neneknya sering merawat Maxim, bahkan merawatnya dengan baik saat ibunya sedang pergi.

Saat ini keduanya, nenek (42) dan kakek (47) itu ditahan dan penyelidikan kriminal telah diluncurkan atas dugaan pembunuhan yang disengaja untuk anak di bawah umur yang tak berdaya. Mereka akan menghadapi hukuman seumur hidup jika terbukti bersalah.

Ibunya, Viktoria Sagalakova sangat terpukul dengan kematian anaknya. Ia menuliskan pesan yang sangat emosional di sosial media untuk putranya.

Baca Juga: Waspada! Logam Berat Ditemukan dalam Jus Buah Ternama

×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB