Anak

CDC Rekomendasikan Vaksin Pfizer untuk Anak Usia 5-11 Tahun

CDC sudah memberikan rekomendasi penggunaan vaksin Pfizer dosis rendah untuk anak usia 5-11 tahun.

Shevinna Putti Anggraeni

Vaksin pfizer, vaksin Covid-19. (Pixabay)
Vaksin pfizer, vaksin Covid-19. (Pixabay)

Himedik.com - Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, Dr. Rochelle Walensky memberikan izin penggunaan vaksin Pfizer dosis rendah untuk anak usia 5-11 tahun.

CDC memberikan persetujuan ini sebagai langkah maju untuk melawan virus corona Covid-19. Tidak hanya melindungi orang dewasa, tetapi juga anak-anak.

"Kami tahu sebagian besar orang tua ingin anaknya disuntik vaksin Covid-19, karena itu kami merekomendasikan anak-anak untuk menerima vaksin Covid-19," kata CDC dikutip dari Fox News.

Dr. Rochelle Walensky mendorong para orangtua untuk konsultasi dengan dokter anak, perawat atau apoteker guna mempelajari lebih lanjut tetang vaksin Covid-19 dan pentingnya vaksinasi pada anak-anak.

Kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengizinkan penggunaan darurat vaksin Covid-19 pada anak-anak dengan dosis rendah, yaitu sepertiga dari dosis vaksin Covid-19 untuk anak remaja dan orang dewasa.

ilustrasi vaksinasi, vaksin Pfizer. [Envato]
ilustrasi vaksinasi, vaksin Pfizer. [Envato]

Vaksin Covid-19 dosis rendah ini telah mendapatkan persetujuan penggunaan darurat pada anak-anak usia 12-15 tahun. Sejauh ini, hanya vaksin Pfizer yang tersedian untuk anak-anak.. Sedangkan, vaksin Moderna dan Johnson & Johnson untuk anak-anak masih diuji klinis.

Pada akhir Oktober 2021 lalu, FDA menegaskan bahwa dua dosis suntikan vaksin Pfizer 91 persen hampir efektif untuk mencegah infeksi virus corona Covid-19 simtomatik pada anak-anak.

Dr. Rochelle Walensky juga menekankan bahwa uji klinis vaksin Pfizer untuk anak-anak menunjukkan bahwa suntik vaksin itu sangat efektif mencegah infeksi virus corona Covid-19 serius tanpa efek samping yang parah.

Meskipun, anak-anak memiliki risiko yang lebih rendah untuk terinfeksi virus corona Covid-19 parah dibandingkan orang dewasa. Tetapi, vaksinasi ini bisa membantu melindungi mereka dan mencegah infeksi parah.

Berita Terkait

Berita Terkini