Empeng Anak Nagita Slavina Jadi Sorotan, Bolehkah untuk Bayi Baru Lahir?

Empeng anak kedua Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menjadi sorotan karena harganya yang di atas rata-rata.

Shevinna Putti Anggraeni
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:19 WIB
Empeng Anak Nagita Slavina Jadi Sorotan, Bolehkah untuk Bayi Baru Lahir?

Empeng Anak Nagita Slavina Jadi Sorotan, Bolehkah untuk Bayi Baru Lahir?

himedik.com - Sejak lahir, anak kedua Raffi Ahmad dan Nagita Slavina selalu menjadi sorotan. Kali ini, empeng yang digunakan anak kedua mereka, Rayyanza Malik Ahmad pun mencuri perhatian publik.

Empeng berwarna abu-abu yang diisap anak kedua Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu harganya cukup di atas rata-rata. Mengutip dari @fashion_nagitaslavina, empeng Rayyanza berasal dari merk Itzy Rotzy, dengan kategori Sweetie Shoother yang harganya Rp 127 ribu.

Karena itu, warganet cukup terheran-heran dengan empeng Rayyanza. Banyak warganet yang mengatakan empeng anak kedua Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu serasa minum kopi Starbucks hingga tak akan membuat kembung.

"Mungkin ini empeng rasa starbucks," tutur @dhi.titip.dong.

"Mungkin ini empeng nggak bisa buat kembung kali makanya bagus," sambung @ratri.eka.

Empeng Rayyanza Malik Ahmad (Instagram/@fashion_nagitaslavina)
Empeng Rayyanza Malik Ahmad (Instagram/@fashion_nagitaslavina)

 

Di samping persoalan harga empeng Rayyanza yang di atas rata-rata, banyak orangtua mungkin masih bingung mengenai waktu yang tepat untuk memberi empeng pada bayi. Sedangkan, anak Raffi dan Nagita yang belum genap 1 bulan ini sudah diberi empeng.

Sebenarnya dilansir dari Alodokter, bayi yang masih kecil atau bayi baru lahir biasanya merasa lebih nyaman ketika mengisap sesuatu di mulutnya, seperti payudara, dot, atau empeng.

Beberapa bayi juga cenderung ingin mengisap sesuatu terus-menerus, meskipun tidak merasa lapar. Empeng boleh diberikan pada bayi yang sulit ditenangkan dengan cara lain.

Umumnya, penggunaan empeng juga lebih direkomendasikan setelah anak menginjak usia 1 bulan. Tapi, penggunaan empeng bisa memberikan beberapa manfaat baik itu hanya sampai bayi berusia 6 bulan.

Baca Juga: Kenapa Kita Suka Mendengarkan Lagu Sedih saat Merasa Sedih?

Setelah usia 6 bulan, penggunaan empeng tidak lagi memberikan manfaat tertentu. Pada usia 6-12 bulan, sebaiknya bayi mulai disapih dari penggunaan empeng. Kemudian, bayi harus berhenti menggunakan empeng pada usia 2 tahun karena bisa mengganggu pertumbuhan gigi.

Berikut ini, beberapa hal yang bisa dilakukan dalam memberikan bayi Anda empeng.

  1. Empeng bisa diberikan ketika bayi mau mengisap empeng, tapi Anda tidak boleh memaksanya ketika bayi menolak mengisap empeng.
  2. Biarkan bayi mengisap empeng di antara waktu minum susu atau ketika bayi sedang tidak lapar.
  3. Jangan menggunakan empeng untuk menunda memberikan susu atau mengalihkan perhatian bayi agar tidak menyusu.
  4. Biarkan bayi mengisap empeng ketika mereka hendak tidur.
  5. Jangan mengalungkan empeng di sekeliling leher bayi Anda.
×
Zoomed
TERKINI
DBD bisa menyerang siapa saja, di mana saja terlepas dari tempat tinggal, usia, atau gaya hidup....
anak | 10:39 WIB
Issa Xander cuma punya paspor Amerika Serikat....
anak | 10:00 WIB
Ketidakseimbangan pada hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat terjadi akibat pola makan yang tidak sehat....
anak | 07:00 WIB
Di Indonesia tak ada vaksin khusus HMPV seperti halnya vaksin covid-19 dan semacamnya....
anak | 10:00 WIB
Penelitian menyatakan bahwa pola makan rendah asupan serat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko te...
anak | 07:00 WIB