Info

Bisakah Diet Soda Kurangi Risiko Kambuhnya Kanker Usus Besar ?

Apakah minuman bersoda punya efek pada kambuhnya kanker usus besar? Simak penjelasannya di sini.

Rauhanda Riyantama | Yuliana Sere

MInuman bersoda/unsplash
MInuman bersoda/unsplash

Himedik.com - Sebuah penelitian baru yang dilakukan Yale Cancer Centre menjelaskan hubungan diet soda dengan kanker usus besar. Menurut para peneliti, minuman ringan rendah kalori dikaitkan dengan penurunan risiko kekambuhan kanker usus besar.

Dilansir medicaldaily, temuan ini telah diterbitkan dalam jurnal The Public Library of Science One (PLOS ONE) pada 19 Juli. Namun penulis senior Dr. Charles S. Fuchs mengatakan pendapat lain soal ini.

"Kami ingin mengajukan pertanyaan jika setelah kanker telah berkembang, akankah perubahan gaya hidup - minum minuman manis buatan - mengubah hasil dari kanker pasca operasi?" tanyanya.

Dari pertanyaan ini kemudian tim peneliti melakukan analisis terhadap lebih dari 1000 pasien kanker usus besar. Selama 7 tahun, kekambuhan kanker serta angka kematian dicatat oleh para peneliti.

Hasilnya, peserta yang minum satu atau lebih 12-ons porsi minuman pemanis buatan per hari memiliki risiko kekambuhan kanker atau kematian yang meningkat sebesar 46 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak.

MInuman bersoda/unsplash
MInuman bersoda/unsplash

 

Minuman yang masuk dalam ialah cola berkafein, cola bebas kafein dan minuman berkarbonasi lainnya. Perlu juga dipertimbangkan bahwa konsumsi pemanis buatan yang sering dapat meningkatkan risiko obesitas dan faktor risiko lain untuk berbagai jenis kanker.

David Bernstein, seorang gastroenterolog di Northwell Health di New York, juga memperingatkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan.

Elena Ivanina, seorang gastroenterologist di Lenox Hill Hospital, New York City juga mengatakan penelitian ini belum memasukkan faktor risiko kanker usus besar seperti merokok atau konsumsi daging merah.

 

Berita Terkait

Berita Terkini