Ayo Sayangi Jantungmu, Ini Tujuh Makanan Terbaik Untuk Jantung

Jaga kesehatan jantungmu mulai dari sekarang.

Rauhanda Riyantama | Yuliana Sere
Selasa, 24 Juli 2018 | 15:29 WIB
Jantung/unsplash

Jantung/unsplash

Himedik.com - Saat ini sudah banyak makanan sehat yang disarankan oleh berbagai ahli gizi untuk kesehatan jantung. Para peneliti dari American College of Cardiology juga mengemukakan pendapat tentang hal ini.

Mereka mempublikasikan rekomendasi mereka dalam Journal of American College of Cardiology bulan ini setelah meninjau lebih dari 60 penelitian.
Menurut Andrew Freeman, MD, FACC, direktur pencegahan kardiovaskular dan kesehatan di National Jewish Health, tak ada pola makan yang sempurna, satu ukuran untuk semua dalam mencegah penyakit jantung.

Sehubungan dengan itu, HiMedik kali ini telah menemukan 7 tujuh makanan yang baik untuk kesehatan jantung, dilansir menshealth.

1. Almond

Kacang-kacangan ini penuh dengan lemak tak jenuh tunggal yang membantu menurunkan LDL atau kolesterol buruk. Plus, lemak tak jenuh tunggal adalah sumber yang baik dari antioksidan vitamin E yang menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat. The Dietary Guidelines for Americans menyarankan agar mengonsumsi lemak hingga 30 persen dari kalori harianmu.

Almond/unsplash
Almond/unsplash

 

2. Apel

Apel/unsplash
Apel/unsplash

 

Pada 2005, peneliti Cornell University menemukan makan satu apel merah sehari dapat menghentikan oksidasi LDL yang bisa menyebabkan peradangan dan penumpukan plak di arteri. Ilmuwan Cornell menemukan apel sehari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat hingga 8 persen.

Kamu juga disarankan untuk makan apel beserta kulitnya karena mengandung serat yang bisa membersihkan dinding arteri.

Baca Juga: Berapa Banyak Sushi yang Aman Dikonsumsi?

3. Bluberry

Blueberry/unsplash
Blueberry/unsplash

 

Menurut para ilmuwan USDA, antioksidan yang ditemukan dalam blueberry yang disebut pterostilbene dapat merangsang sel hati untuk menguraikan lemak dan kolesterol. Blueberry juga mengandung flavonoid yang disebut antosianin yang dapat menurunkan tekanan darah dan membuat pembuluh darah lebih elastis yang menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan/unsplash
Kacang-kacangan/unsplash

 

Kacang-kacangan seperti brenebon dan kedelai dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan meningkatkan kadar gula darah, tekanan darah dan bahkan membantu kamu menurunkan berat badan.

"Kacang-kacangan harganya terjangkau dan sumber protein yang baik", kata Freeman. "Ini juga baik untuk meningkatkan kesehatan jantung", tambahnya.

5. Ikan

Ikan/pexels
Ikan/pexels

 

Studi baru menemukan bukti bahwa asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam makanan laut mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Ilmuwan Tufts University menemukan dalam jumlah yang cukup tinggi, asam lemak omega-3 dari ikan bisa mengecilkan ukuran partikel LDL yang tersisa hingga 12 persen.

6. Kopi

Ilustrasi kopi
Ilustrasi kopi

 

Freeman menemukan minum kopi dapat membantu kamu hidup lebih lama. Bahkan, para peneliti menentukan konsumsi kopi dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah tanpa risiko masalah jantung, seperti hipertensi atau aritmia. Namun, kopi dengan campuran krim atau gula bisa mengurangi manfaat kopi tersebut.

7. Teh

Teh/unsplash
Teh/unsplash

 

Ia menyimpulkan bahwa teh hitam dan hijau dapat mengurangi risiko kerusakan jantung selama mereka menikmati tanpa susu, gula atau krim. Untuk mendapatkan manfaat paling banyak antioksidan, cobalah meminum 48 ons teh hijau atau teh hitam sehari.

Nah, kamu harus tetap ingat agar selalu konsumsi beberapa makanan atau minuman di atas setiap hari ya. Sayangi jantungmu mulai sekarang!

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB