Mengenal Dwarfisme, Kelainan yang Menyebabkan Tubuh Kerdil

Dwarfisme adalah kelainan genetik yang menyebabkan seseorang memiliki tubuh kerdil.

Rauhanda Riyantama | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Selasa, 21 Agustus 2018 | 13:30 WIB
Mengenal Dwarfisme, Kelainan yang Menyebabkan Tubuh Kerdil

Mengenal Dwarfisme, Kelainan yang Menyebabkan Tubuh Kerdil

himedik.com - Dwarfisme atau kelainan manusia dengan tubuh mini bukanlah hal asing lagi. Pasalnya beberapa artis tanah air juga memiliki kelainan ini. Hal tersebut tidak menjadi penghalang dirinya untuk berkarir.

Dwarfisme sendiri disebabkan oleh beragam faktor kondisi tubuh. Berdasarkan dari beberapa penelitian, lebih dari 300 kondisi yang mengakibatkan dwarfisme serta kelainan pertumbuhan tulang.

Seseorang bisa dikatakan mengalami dwarfisme apabila tingginya tidak lebih dari 147 cm. Bahkan ada beberapa yang malah lebih pendek dari kisaran tersebut.

Sebab paling pasti dwarfisme adalah karena kelainan genetik. Kekurangan nutrisi dan hormon juga menjadi penyebab kelainan ini. Namun di lain kasus, tidak diketahui penyebab pasti mengapa seseorang mengalami dwarfisme.

dwarfisme (pinterest)
dwarfisme (pinterest)

 

Dwarfisme terbagi menjadi dua, yang pertama adalah disproporsional. Tipe ini menyebabkan sebagian anggota tubuh memiliki ukuran normal atau lebih besar.

Kedua yaitu proporsional yang mana ukuran tubuh proporsional seperti penderita dwarfisme pada umumnya. Biasanya, tipe ini disebabkan karena kurangnya produksi hormon pertumbuhan.

Meskipun tetap bisa hidup normal, penderita dwarfisme akan mengalami beberapa masalah. Seperti melambatnya kemampuan motorik yang mengakibatkan kesulitan ketika duduk atau berjalan.

Selain itu, penderita juga bisa mengalami infeksi telinga yang mana beresiko mengalami tuli. Akibat lain yang mungkin bisa dialami adalah kelebihan berat badan, sleep apnea dan gigi tumbuh berantakan.

Untuk penyembuhan, tidak bisa dilakukan secara total. Namun ada tindakan pencegahan dan mengurangi kondisi tersebut. Seperti menambahkan asupan hormon pertumbuhan, operasi, atau pemasangan shunt.

Baca Juga: Minum Kopi Sambil Merokok? Siap-siap Bahaya Ini Akan Terjadi

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB