Telapak Tangan Sering Berkeringat? Ini Penjelasannya

Keringat berlebih di telapak tangan kerap dikaitkan dengan kondisi jantung yang tidak sehat. Ternyata ini hanya mitos.

Rauhanda Riyantama | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Rabu, 22 Agustus 2018 | 07:30 WIB
Telapak Tangan Sering Berkeringat? Ini Penjelasannya

Telapak Tangan Sering Berkeringat? Ini Penjelasannya

himedik.com - Beberapa orang mengeluhkan mengenai telapak tangan dan kaki yang sering berkeringat. Mereka khawatir akan adanya penyakit serius seperti yang dikabarkan.

Banyak kabar burung beredar bahwa ketika tangan sering berkeringat merupakan pertanda adanya penyakit jantung. Ternyata itu hanya mitos. Kebenarannya adalah, itu pertanda kamu terkena primary focal hyperhidrosis.

Primary focal hyperhidrosis merupakan kondisi tubuh mengeluarkan keringat secara berlebihan tetapi hanya di tempat tertentu. Seperti telapak tangan, telapak kaki, ketiak, wajah, pangkal paha, atau kulit kepala.

Penyebabnya belum diketahui secara pasti. Para peneliti berpendapat bahwa keringat berlebih ini akibat adanya sedikit gangguan pada fungsi sistem saraf.

Ketika kita terlalu cemas, banyak bergerak, bersemangat atau hal emosional lain maka saraf akan mengaktifkan kelenjar keringat. Namun di beberapa kasus, primary focal hyperhidrosis adalah kondisi yang diturunkan dalam keluarga. 

Meskipun keadaan ini muncul pada mereka yang berada di usia di bawah 25 tahun. Tidak menutup kemungkinan di atas usia tersebut juga mengalami hal yang sama.

Cara mengatasinya cukup mudah. Pertama kamu harus tahu dulu penyebab mengapa tangan kamu berkeringat. Cemas, makanan pedas atau hal lain. Jika sudah tahu, hindari pemicu tersebut.

Kedua dengan terapi listrik (iontophoresis). Meski tidak berbahaya, cara ini bisa menyebabkan kesemutan.

terapi listrik (Iontophoresis Machine)
terapi listrik (Iontophoresis Machine)

 

Ketiga menggunakan salep dengan kandungan 20% aluminum chloride hexahydrate. Fungsinya untuk mencegah pori-pori keringat terbuka. Cara ini juga tidak berbahaya, tetapi dapat menyebabkan penyusutan sel pembuat keringat.

Baca Juga: Merokok Setelah Makan, Efeknya 10 Kali Lebih Berbahaya

Jadi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sangat disarankan berkonsultasi terlebih dulu ke dokter sebelum melakukan langkah penyembuhan.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB