Senggama Terputus, Efektifkah Cegah Kehamilan?

Senggama terputus merupakan metode kontrasepsi yang kerap dijadikan pilihan pasutri untuk cegah kehamilan.

Dinar Surya Oktarini | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Sabtu, 15 September 2018 | 10:30 WIB
Senggama Terputus, Efektifkah Cegah Kehamilan?

Senggama Terputus, Efektifkah Cegah Kehamilan?

himedik.com - KB (Keluarga Berencana) merupakan program yang diperuntukkan bagi pasangan suami istri dalam menunda atau mencegah kehamilan dengan bantuan alat kontrasepsi. Jenisnya beragam, mulai dari pil, suntik, tanam, dan spiral.

Namun, ada beberapa pasangan yang enggan menggunakan alat bantu kontrasepsi tersebut. Alasannya beragam, mulai dari takut, khawatir gendut, dan lain sebagainya.

Mereka yang enggan lebih memilih metode senggama terputus. Yaitu ketika berhubungan seksual, suami akan mengeluarkan mr. P dari miss V istri sebelum ejakulasi. Sehingga sperma tidak keluar dalam rahim dan membuahi sel telur.

Apakah metode ini efektif?

Menurur dr. Dian Azizah metode ini tidak 100% efektif cegah kehamilan. Persentase keefektifannya sebesar 81-96%. Sehingga bisa ditarik data bahwa persentase kegagalan metode tersebut mencapai 15-28%.

Ilustrasi bercinta. (iStock)
Ilustrasi bercinta. (iStock)

 

Tidak efektifnya metode senggama terputus disebabkan oleh dua hal berikut. Pertama, pria kurang bisa mengendalikan diri. Sehingga ketika akan ejakulasi, pria terlambat mengeluarkan mr. P, dari miss V.

Sehingga sperma masuk dalam saluran miss V dan membuahi sel telur.

Kedua, meskipun pria bisa mengendalikan diri dan sperma tidak keluar dalam miss V, ada hal yang perlu diwaspadai. Bahwa cairan pre-ejakulasi juga mengandung sperma dan tentunya bisa sebabkan kehamilan.

Bagi pasangan suami istri, sah-sah saja memilih beragam alat kontrasepsi termasuk metode senggama terputus. Tetapi, jika tidak ingin gagal dalam cegah kehamilan dan bingung menentukan alat kontrasepsi yang sesuai, ada baiknya kamu dan pasangan konsultasi dengan ahli di bidangnya.

Baca Juga: Gangguan Tiroid Dilihat dari Kondisi Tangan dan Kuku

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB