Ketika Rasa Marah Dibawa ke Arah Positif

Maka ini yang akan kamu dapat.

Rauhanda Riyantama | Yuliana Sere
Kamis, 13 Desember 2018 | 13:00 WIB
Marah bisa dibawa ke arah positif. (unsplash/@Christian Fregnan)

Marah bisa dibawa ke arah positif. (unsplash/@Christian Fregnan)

Himedik.com - Semua orang pasti pernah merasa marah. Pelampiasan kemarahan setiap orang pun berbeda-beda.

Ada yang harus mengeluarkan seribu kata tapi ada juga yang memilih untuk diam dan mencoba menarik napas panjang, sambil mencoba menenangkan diri.

Sebenarnya, kemarahan tidak selamanya dianggap buruk. Tanpa kamu sadar, kemarahan yang mungkin sering kamu rasa membuatmu mendapatkan beberapa manfaat.

Berikut manfaat yang berhasil dilansir HiMedik dari menshealth.

1. Membantumu berbicara dengan jelas

Ketika kamu tidak sedang marah, biasanya kamu akan lebih sering memilih penggunaan kata yang dinilai jauh lebih baik.

Di sisi lain, ketika amarahmu muncul, kamu akan langsung mengatakan apa yang kamu rasakan.

Hal ini dijelaskan oleh Ken Yeager, PhD, LISW dan Direktur Klinis program Stres, Trauma, dan Ketahanan di The Ohio State University Wexner Medical Center.

Marah bisa dibawa ke arah positif. (unsplash/@Eric Ward)
Marah bisa dibawa ke arah positif. (unsplash/@Eric Ward)

 

2. Bantu kamu bernegosiasi

Baca Juga: Bayi Laki-laki Ini Tenggelam Setelah Ditinggal Ibunya Dua Menit

Professor James Averill mengatakan orang yang marah mampu menyelesaikan masalah mereka dengan baik.

Dalam sebagian besar kasus, mengungkapkan kemarahan mengakibatkan semua pihak menjadi lebih mau mendengarkan, lebih cenderung berbicara jujur, lebih akomodatif terhadap keluhan satu sama lain.

3. Memotivasi seseorang

''Kemarahan dapat memicu kreativitas di tempat kerja dan memungkinkan untuk mengembangkan inisiatif,'' kata Yeager.

''Jika kamu melepaskan kemarahanmu, kamu mengerti bahwa ada perubahan yang mungkin terjadi,'' katanya.

4. Kemarahan adalah katarsis

Orang akan merasa lebih bahagia, optimis dan lega setelah berteriak saat bertengkar.

''Ketika kita melihat otak orang-orang yang mengekspresikan kemarahan, mereka terlihat sangat mirip dengan orang-orang yang mengalami kebahagiaan,'' kata Dacher Keltner, direktur Lab Interaksi Sosial Berkeley.

''Ketika kita marah, kita merasa seperti kita mengambil kendali, seperti kita mendapatkan kekuatan atas sesuatu.''

Tetapi yang harus kamu ingat, sedikit kemarahan adalah hal yang baik, dan banyak kemarahan bukanlah hal yang baik.

Manfaatkan perasaan itu untuk menyelesaikan sesuatu dan kamu akan menjadi lebih baik untuk itu.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
VinFast menjadi simbol nyata dari kebangkitan industri hijau Asia Tenggara....
info | 13:30 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB