FDA Larang Produsen Pewarna Rambut Menggunakan Bahan Asetat Timah

Larangan itu berlaku sejak Oktober lalu.

Dinar Surya Oktarini | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Senin, 24 Desember 2018 | 19:00 WIB
Ilustrasi pewarna rambut. (pixabat/ulleo)

Ilustrasi pewarna rambut. (pixabat/ulleo)

Himedik.com - Oktober lalu, FDA telah melarang penggunaan asetat timah dalam produk pewarna rambut. Hal ini merupakan tidak lanjut dari sebuah petisi yang digagas oleh kelompok pengawas konsumen dan merupakan keputusan final bahwa bahan tersebut tidak boleh digunakan lagi dalam semua produk kosmetik.

''Dalam hampir 40 tahun terakhir sejak asetat timah yang dulunya disetujui sebagai zat warna, tapi seiring berjalannya waktu pemahaman kami tentang bahaya paparan timah telah berkembang secara signifikan,'' kata Komisaris FDA Scott Gottlieb, MD.

''Kita sekarang tahu bahwa penggunaan asetat timah yang disetujui untuk pewarna rambut dewasa tidak lagi memenuhi standar keamanan kita.''

Kelompok Kerja Lingkungan adalah satu dari sekian banyak kelompok yang mengajukan petisi kepada FDA untuk larangan itu.

''Tidak ada tingkat paparan timah yang aman,'' kata Melanie Benesh, seorang pengacara legislatif di EWG.

Paparan timah dapat memiliki efek kesehatan yang serius, terutama untuk anak-anak. Termasuk mengurangi kesuburan, keracunan sistem organ, kanker, dan masalah lainnya.

Sebagian besar produsen sudah banyak yang beralih ke bahan lain untuk pewarnaan rambut, tetapi beberapa masih ada yang terus menggunakan timah.

Saat larangan itu beredar, FDA tidak memberikan daftar produk apa saja yang mengandung timah, tetapi mereka mengimbau konsumen untuk memeriksa kemasan produk. Jika produsen menggunakan timah, maka itu akan tercantum sebagai bahan.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB