cancel
Senin, 30 Januari 2023

Bikin Ereksi, Minuman Berenergi di Zambia Tak Boleh Dijual Lagi

Konsumen mengeluhkan ereksi berkepanjangan karena meminumnya.

Vika Widiastuti | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
share on facebook share on twitter share on line share on telegram share on whatsapp copy to clipboard
ilustrasi Mr P - (Pixabay/derneuemann)
ilustrasi Mr P - (Pixabay/derneuemann)

Himedik.com - Produksi sebuah minuman berenergi di Zambia dihentikan. Hal tersebut terjadi setelah seorang konsumen dari Uganda mengeluhkan ereksi berkepanjangan karena meminumnya.

Mengutip News24, Kamis (10/1/2019), setelah dites, minuman bermerek SX Energy Natural Power tersebut mengandung bahan aktif Viagra. Minuman yang diproduksi oleh Revin Zambia ini diekspor ke seluruh wilayah termasuk Uganda.

Tak hanya ereksi, konsumen di Uganda juga mengeluh berkeringat banyak setelah minum SX Energy Natural Power. General Manager Revin Zambia Vikas Kapoor mengatakan, perusahaannya berhenti memproduksi minuman itu sejak Selasa, ketika penyelidikan internal dilakukan.

"Kami telah mengizinkan pemerintah atau lembaga-lembaganya melakukan penyelidikan sendiri juga, tetapi sejauh yang kami tahu, minuman itu tidak mengandung obat apa pun," kata Vikas.

ilustrasi minuman berenergi - (Pixabay/Gadini)
ilustrasi minuman berenergi - (Pixabay/Gadini)

Masyarakat Farmasi Zambia (PSZ) menerangkan, tes dari Uganda National Drug Authority telah mengungkap adanya kandungan sildenafil citrate dalam minuman berenergi dari Revin Zambia itu. Sildenafil citrate merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi dan disalurkan ke pasaran dengan merek Viagra.

PSZ mengatakan, produsen mengklaim bahwa minuman itu mengandung ekstrak alami jahe dan tongkat ali, afrodisiak yang terkenal, dan penguat testosteron sebagai bahan utama.

Pihaknya meminta warga Zambia untuk menghindari minuman itu. Pihak berwenang Uganda pun mengonfirmasi telah menyita pasokan impor.

Terkait

Terkini