Tangan Presiden Jokowi berdarah saat meninjau Panen Raya Udang jenis Vaname dari tambak program perhutanan sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1/2019). (Suara.com/ Umay Saleh)
Himedik.com - Hari ini, Rabu (30/01/19), Presiden Joko Widodo meninjau Panen Raya Udang jenis vaname dari tambak program perhutanan sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Melalui akun Instagram-nya, Jokowi mengungkapkan tangannya berdarah karena dipatil udang.
"Jari tangan saya berdarah siang tadi di tambak Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Bekasi. Saat memungut udang segar yang tercecer, jari saya kepatil udang," tulisnya, Rabu (30/1/2019).
Selain itu, Jokowi juga mengungkapkan rasa senangnya bisa bersama dengan para petambak di Desa Pantai Bakti. Dia turut menebar jala tangkap dalam panen raya udang vaname tersebut.
Melihat Jokowi mengalami pendarahan luar, sebenarnya bagaimana sih pertolongan pertama yang tepat?
Melansir dari Better Health, pendarahan adalah hilangnya darah dari sistem peredaran darah. Penyebabnya bisa berkisar dari luka kecil dan lecet hingga luka dalam dan amputasi.
Pertolongan pertama untuk pendarahan luar atau dalam yang parah sangat penting untuk membatasi kehilangan darah sampai bantuan medis darurat tiba.
Tindakan pertolongan pertama untuk mengatasi pendarahan eksternal di antaranya memberikan tekanan langsung ke luka, mempertahankan tekanan menggunakan pembalut dan perban, dan mengangkat anggota tubuh yang terluka di atas tingkat jantung jika memungkinkan.
Namun, luka kecil dan lecet yang tidak berdarah berlebihan dapat diobati sendiri di rumah. Tindakan pertolongan pertama yang disarankan yaitu:
Baca Juga: Fakta Seputar Kanker Otak, Penyakit yang Diidap Penyanyi James Ingram