Sering Tahan Pipis, Bisa Kena Batu Ginjal?

Pernahkah Anda menahan kencing? Jika ya mulai hentikan kebiasaan ini dari sekarang.

Rendy Adrikni Sadikin
Sabtu, 23 Februari 2019 | 18:15 WIB
Sering Tahan Pipis, Bisa Kena Batu Ginjal?

Sering Tahan Pipis, Bisa Kena Batu Ginjal?

himedik.com - Pernahkah Anda menahan kencing? Jika ya mulai hentikan kebiasaan ini dari sekarang.

Pasalnya, kebiasaan menahan kencing seperti karena malas ke toilet atau berada dalam kondisi terdesak ternyata dapat memicu terbentuknya endapan batu ginjal secara tidak langsung.

Disampaikan dokter spesialis urologi Siloam Hospitals Kebon Jeruk dr. Charles Martamba Hutasoit, Sp.U, ketika menahan kencing, maka urin dipaksa bertahan dalam kandung kemih. Hal ini memicu infeksi yang ketika terjadi berulang dapat mengubah mukosa saluran kemih dan memicu terbentuknya endapan.

"Kalau nahan kencing terus-terusan, yang tadinya infeksi kandung kemih maka berubah anatominya menyebabkan saluran kencing menyempit. Kencing jadi susah. Nah makin banyak sisa urin yang terkumpul di kandung kemih ini akan berubah jadi kristal lalu jadi pasir dan batu ginjal," ujar dr Charles, di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Itu sebabnya dr Charles mengimbau agar masyarakat menghindari kebiasaan menahan kencing. Idealnya ketika mengonsumsi 2-3 liter sehari, ginjal akan menggasilkan urin 8-10 kali sehari tiap dua-tiga jam sekali. Frekuensi ini bisa meningkat saat suhu dingin atau dalam kondisi stres.

Batu ginjal bisa terbentuk jika sering menahan kencing. (Shutterstock)
Batu ginjal bisa terbentuk jika sering menahan kencing. (Shutterstock)

Kondisi batu ginjal sendiri, menurut dr Charles disebabkan karena kristal terbentuk dan mengendap di ginjal. Kristalisasi sendiri dipicu oleh kepekatan urin karena kurangnya asupan air putih.

"Kepekatan urin sendiri antara lain dipicu oleh faktor diet, metabolik, berkurangnya volume urin, atau meningkatnya pH urin," imbuhnya.

Selain nyeri pinggang, batu ginjal juga menunjukkan gejala lain seperti nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, hingga urin berwarna keruh atau kemerahan. Kondisi batu ginjal sendiri menurutnya, lebih banyak menyerang laki-laki dibandingkan perempuan.

"Untuk mencegah terjadinya batu ginjal, disarankan untuk mengonsumsi air sebanyak 2 liter setiap hari," pungkasnya.

Suara.com/Firsta Nodia

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB