Waspada, Punya Tubuh Kurus Ternyata Belum Tentu Bebas Penyakit, lo!

Seseorang disebut kurus jika indeks massa tubuh berada di bawah 18,5.

Vika Widiastuti
Jum'at, 15 Maret 2019 | 09:15 WIB
Waspada, Punya Tubuh Kurus Ternyata Belum Tentu Bebas Penyakit, lo!

Waspada, Punya Tubuh Kurus Ternyata Belum Tentu Bebas Penyakit, lo!

himedik.com - Banyak penyakit dikaitkan dengan kondisi obesitas. Namun, bagi Anda yang memiliki tubuh kurus jangan langsung lega sebab tubuh kurus juga bisa menjadi sinyal penyakit tertentu. 

Disampaikan dr. Nanang Soebijanto Sp.PD-KEMD, FINASIM FACS, Spesialis penyakit dalam konsultan endokrin, metabolik & diabetes RSPI, seseorang disebut kurus jika indeks massa tubuh berada di bawah 18,5. Nah, dr. Nanang menyebut bahwa ada beberapa penyakit yang ditandai dengan tubuh yang kurus, seperti malnutrisi atau kurang gizi.

"Kurus ini bisa sakit, bisa tidak sakit. Sakit yang menimbulkan kekurusan banyak sekali, ada malnutrisi, jadi kalau coba makan tertentu malah jadi diare. Ada penyakit tertentu, misalnya hipertiroid. Kelenjar gondok terlalu aktif, bisa bikin berat badan jadi turun," ujar dr. Nanang dalam temu media yang dihelat RSPI, di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Selain itu, tubuh kurus juga bisa menjadi tanda dari diabetes. Dr. Nanang mengatakan pada diabetes yang tak disadari, salah satu gejalanya adalah penurunan berat badan yang drastis.

Ilustrasi menimbang berat badan - (Pixabay/sisdahgoldenhair)
Ilustrasi menimbang berat badan - (Pixabay/sisdahgoldenhair)

 

"Gejala klasik diabetes itu banyak minum, banyak kencing, banyak makan, dan penurunan berat badan. Di samping itu, banyak penyakit yang lain, jadi intinya kalau berat badan kurang harus periksa kemungkinannya banyak," tandas dia.

Untuk menghitung indeks massa tubuh atau BMI sendiri, kata dr. Nanang, bisa dengan menghitung berat badan dalam kilogram lalu dibagi tinggi badan dalam satuan meter, dipangkatkan dua. Indeks massa tubuh yang normal berada dalam rentang 18,5-23.

Jadi, mulai dari sekarang jaga indeks massa tubuh Anda pada rentang normal, ya! (Suara.com/Firsta Nodia)

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB