Jual Mayat yang Terinfeksi Penyakit, Ayah dan Anak Ditangkap

Keduanya diduga tahu pasti mayat-mayat itu terinfeksi.

Rauhanda Riyantama | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Minggu, 14 April 2019 | 07:00 WIB
Jual Mayat yang Terinfeksi Penyakit, Ayah dan Anak Ditangkap

Jual Mayat yang Terinfeksi Penyakit, Ayah dan Anak Ditangkap

himedik.com - Seorang ayah dan anak laki-lakinya di Michigan, AS ditangkap karena diduga menjual bagian tubuh yang terinfeksi penyakit di pasar gelap.

Dikutip dari CBS 2 Chicago, Selasa (9/4/2019), Donald Greene Sr dan Donald Greene Jr diduga tahu bahwa bagian-bagian tubuh yang mereka jual dari Biological Resource Center of Illinois, yang sekarang sudah ditutup, telah terinfeksi penyakit dan virus, termasuk HIV, sepsis, dan hepatitis.

Dilaporkan, beberapa orang menyumbangkan mayat orang yang mereka cintai ke Biological Resource Center of Illinois, yang berjanji akan menggunakannya untuk penelitian medis.

Ilustrasi rumah sakit - (Unsplash/@daanstevens)
Ilustrasi rumah sakit - (Unsplash/@daanstevens)

 

Tak seperti janjinya, mayat-mayat itu ternyata malah disimpan di es dan diduga dijual hingga Rp1 miliar.

Jaksa federal mengatakan, orang-orang yang membeli jenazah dari sana tidak tahu bahwa tubuh beberapa orang meninggal tersebut telah dinyatakan positif mengidap penyakit menular.

Menurut CBS 2, Greenes diduga menjual mayat yang terinfeksi penyakit itu sejak 2008 hingga 2014. Greene Sr telah didakwa atas wire fraud, penipuan yang dilakukan dengan komunikasi menggunakan media eletronik. Sementara putranya didakwa atas kesalahan sengaja menyembunyikan kejahatan.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB