Studi Ungkap Produk Pemutih Gigi Bisa Tingkatkan Risiko Kerusakan pada Gigi

Bahan aktif yang sering ada di dalam pemutih dapat merusak jaringan dentin yang kaya akan protein.

Vika Widiastuti
Selasa, 16 April 2019 | 14:15 WIB
Ilustrasi gigi (Pixabay/Kjerstin_Michaela)

Ilustrasi gigi (Pixabay/Kjerstin_Michaela)

Himedik.com - Sebuah studi mengungkapkan, pemutih gigi bisa menyebabkan kerusakan pada gigi. Jadi, Anda perlu mewaspadai hal ini.

Hal tersebut disampaikan para peneliti, melalui sebuah studi University of Stockton, Amerika Serikat. Di mana tim peneliti menemukan hidrogen peroksida, bahan aktif yang sering ada di dalam pemutih dapat merusak jaringan dentin yang kaya akan protein, yang ditemukan di bawah enamel pelindung gigi.

Gigi manusia terdiri dari tiga lapisan, yakni enamel gigi luar, lapisan dentin yang mendasarinya dan jaringan ikat yang mengikat akar ke gusi.

Ilustrasi. (sumber: Shutterstock)
Ilustrasi gigi putih. (sumber: Shutterstock)

Tidak seperti kebanyakan studi yang berfokus pada email gigi, studi baru ini berfokus pada dentin, yang membentuk sebagian besar gigi dan memiliki tingkat protein yang tinggi, dan sebagian besarnya adalah kolagen.

Dilansir Suara.com dari Healthsite, tim peneliti mendemonstrasikan bahwa protein utama dalam dentin diubah menjadi fragmen yang lebih kecil ketika bertemu dengan hidrogen peroksida. 

Dalam percobaan tambahan, mereka mempertemukan kolagen murni dengan hidrogen peroksida dan kemudian menganalisis protein menggunakan teknik laboratorium elektroforesis gel, sehingga memungkinkan protein untuk divisualisasikan.

"Hasil kami menunjukkan bahwa perawatan dengan konsentrasi hidrogen peroksida mirip dengan yang ditemukan di strip pemutih, sudah cukup untuk membuat protein kolagen asli menghilang, yang mungkin disebabkan oleh pembentukan banyak fragmen yang lebih kecil," kata Kelly Keenan, Associate Professor di universitas.

Para peneliti menunjukkan bahwa percobaan mereka tidak membahas apakah kolagen dan protein lain dalam gigi dapat diregenerasi, sehingga tidak diketahui apakah kerusakan gigi itu nantinya permanen dan berpengaruh sama ke seluruh orang.

Lebih lanjut, mereka berencana untuk mengkarakterisasi fragmen protein yang dilepaskan ketika kolagen bertemu dengan hidrogen peroksida dan menentukan apakah hidrogen peroksida memiliki dampak yang sama pada protein lain dalam gigi.

Temuan ini dipresentasikan selama pertemuan Biologi Eksperimental 2019 yang diadakan di Orlando, Florida.

Baca Juga: Bahayakah Nikita Mirzani Cat Rambutnya Saat Hamil Besar? Ini Kata Dokter

(Suara.com/Dinda Rachmawati)

×
Zoomed
TERKINI
VinFast menjadi simbol nyata dari kebangkitan industri hijau Asia Tenggara....
info | 13:30 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB