Kebanyakan Makan Cokelat Bisa Bikin Jerawatan, Mitos atau Fakta?

Lantas, apa benar makan cokelat kebanyakan menyebabkan munculnya jerawat?

Vika Widiastuti
Jum'at, 19 April 2019 | 08:08 WIB
Kebanyakan Makan Cokelat Bisa Bikin Jerawatan, Mitos atau Fakta?

Kebanyakan Makan Cokelat Bisa Bikin Jerawatan, Mitos atau Fakta?

himedik.com - Jerawat merupakan hal yang mengganggu. Tak hanya menimbulkan rasa tak nyaman, tetapi juga bisa memengaruhi penampilan.

Jerawat muncul bisanya karena beberapa faktor, misalnya dari makanan, skincare, hingga faktor kebersihan.

Termasuk untuk makanan seperti cokelat. Lantas, apa benar makan cokelat kebanyakan menyebabkan munculnya jerawat?

Berbicara soal cokelat dan jerawat, ada cukup banyak penelitian yang membahas hal ini. Namun, hasilnya ternyata masih berupa pro kontra.

Penelitian pada tahun 2013 menunjukkan fakta bahwa cokelat bisa membuat kondisi kulit yang berjerawat semakin parah dan semakin banyak.

Hal ini disebabkan lantaran cokelat bisa meningkatkan pelepasan protein interleukin-1B (IL-IB) dan IL-10. Pelepasan protein inilah yang dapat membuat bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium dan Staphylcoccus Aureus) menjadi lebih agresif seperti dikutip dari Hello Sehat.

Cokelat hitam. (pixabay/StockSnap)
Cokelat hitam. (pixabay/StockSnap)

 

Dr. Ava Shamban, seorang dokter kulit di Los Angeles, menyatakan bahwa cokelat putih mengandung lebih banyak susu, gula, dan zat tambahan lainnya dibandingkan dengan dark chocolate.

Bagi sebagian orang, susu, dan makanan bergula lainnya inilah yang bisa memicu perubahan pada hormon. Perubahan ini biasanya dapat menyebabkan peradangan terutama bagi orang-orang yang cukup sensitif.

Oleh sebab itu, Dr. Shamban menyatakan bahwa cokelat tidak bisa disebut dapat menyebabkan jerawat langsung. Bisa jadi kandungan gula dan lemak di dalamnyalah yang menjadi pemicu sesungguhnya.

Baca Juga: Ada Ubi Juga, 5 Makanan Ini Bantu Tingkatkan Kesuburan dan Libido Wanita

Efek makan cokelat kebanyakan

Meski belum terbukti sepenuhnya, sebaiknya Anda membatasi konsumsi cokelat per harinya. Pasalnya, cokelat yang ada di pasaran mengandung banyak sekali bahan tambahan. Bahan tambahan ini tentu tidak baik untuk tubuh jika dimakan terlalu banyak. Beberapa masalah kesehatan yang bisa muncul akibat makan cokelat kebanyakan, yaitu:

Ilustrasi cokelat (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi cokelat (Pixabay/Free-Photos)

 

Berat badan naik

Makan banyak cokelat mungkin tidak menyebabkan jerawat, tetapi tak menutup kemungkinan dapat membuat Anda kegemukan. Pasalnya, cokelat mengandung kalori yang cukup tinggi karena kandungan lemak dan gula di dalamnya. Untuk menghindarinya, makanlah cokelat dalam batas wajar dan pilih jenis dark chocolate yang lebih sehat.

Kerusakan gigi

Cokelat mengandung gula yang cukup tinggi. Jumlah gula yang tinggi dalam makanan bisa menyebabkan masalah gigi seperti penyakit gusi dan gigi berlubang. Jika Anda tak rajin membersihkannya, bisa-bisa gigi mudah berlubang akibat makan cokelat terlalu banyak.

Jadi walaupun tidak orang mengalami efek berbeda saat makan cokelat untuk mendapatkan jerawat atau tidak, resiko lain karena berlebihan makan cokelat sudah dibuktikan. (Suara.com/Silfa Humairah Utami)

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB