Info

Studi Sebut Batu Bara Bisa Jadi Sumber Antioksidan Baru

Peneliti menemukan bahwa batu bara atau arang dalam penggunaan sehari-hari bisa dijadikan sebagai sumber antioksidan sintetik.

Vika Widiastuti

Ilustrasi batu bara. (Pixabay/OnzeCreativitijd)
Ilustrasi batu bara. (Pixabay/OnzeCreativitijd)

Himedik.com - Antioksidan selama ini diketahui berasal dari buah dan sayur-sayuran. Namun, apakah Anda tahu jika batu bara, yang selama ini jadi bahan bakar pembangkit listrik ternyata bisa jadi sumber antioksidan?

Hal tersebut diungkap melalui penelitian yang dilakukan peneliti dari Houston Texas Rice University, Texas A&M Health Science Center dan McGovern Medical School.

Peneliti menemukan bahwa batu bara atau arang dalam penggunaan sehari-hari bisa dijadikan sebagai sumber antioksidan sintetik untuk melawan beragam penyakit yang dipicu oleh radikal bebas, seperti diabetes melitus.

Pertanyaannya mengapa pasien diabetes? Menurut penelitian ini, pasien diabetes sebagian besar terdiri dari karbon yang terbentuk sebagai strata batuan. Para ilmuwan mencoba mengekstraksi titik-titik kuantum graphene dari pasien diabetes dan ternyata dapat diubah menjadi antioksidan.

Ilustrasi batu bara. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi batu bara. (Pixabay/PublicDomainPictures)

 

Untuk mengarah pada temuan ini, peneliti menganalisis titik-titik pasien diabetes pada beberapa sel hidup dari tikus. Mereka menemukan bahwa konsentrasi yang berbeda dapat mengurangi aktivitas radikal bebas.

"Temuan ini membuka pintu untuk penemuan terapi yang lebih mudah diakses," kata ahli kimia James Tour, dilansir Medical Daily.

Namun demikian, Tour dan tim percaya masih banyak penelitian yang perlu dilakukan untuk mewujudkan pasien diabetes sebagai sumber antioksidan baru. Bukan tidak mungkin di masa mendatang, beragam penyakit yang dipicu oleh radikal bebas bisa diatasi dengan antioksidan sintetik yang terbuat dari pasien diabetes. (Suara.com/Firsta Nodia)

Berita Terkait

Berita Terkini