Benarkah Brown Sugar Lebih Sehat Dibanding Gula Putih?

Dalam proses produksi gula biasanya, sari tebu direbus terlebih dahulu kemudian disaring hingga membentuk kristal.

Vika Widiastuti
Kamis, 23 Mei 2019 | 14:30 WIB
Benarkah Brown Sugar Lebih Sehat Dibanding Gula Putih?

Benarkah Brown Sugar Lebih Sehat Dibanding Gula Putih?

himedik.com - Anda pasti sering mendengar anggapan jika gula pasir cokelat atau brown sugar lebih sehat dibanding gula putih. Namun, benarkah hal tersebut atau hanya mitos?

Dilansir Suara.com dari Times of India, brown sugar lebih sedikit diproses dibanding gula putih. Dalam proses produksi gula biasanya, sari tebu direbus terlebih dahulu kemudian disaring hingga membentuk kristal.

Kristal-kristal tersebut kemudian dipindahkan dalam centrifuge (alat untuk memutar dengan kecepatan tinggi) yang mengandung molase yang menghasilkan gula mentah atau brown sugar.

Gula putih lantas mengalami proses lebih lanjut, yaitu untuk membuat butiran lebih halus dan menghilangkan molase.

Dari segi nilai gizi, kedua jenis gula ini mengandung jumlah nutrisi yang hampir sama. Brown sugar melalui lebih sedikit pengolahan sehingga mengandung sejumlah mineral, seperti kalsium dan kalium.

Ilustrasi brown sugar. (Pixabay/GabiSanda)
Ilustrasi brown sugar. (Pixabay/GabiSanda)

 

Sementara gula putih merupakan sukrosa murni tanpa vitamin dan mineral. Perbedaan utama gula putih dan brown sugar terletak pada rasanya. Brown sugar memiliki rasa dan warna yang lebih dalam.

Beberaoa orang mungkin menambahkan sesendok brown sugar ke dalam teh atau makanan penutup dan berpikir bahwa tidak ada salahnya melakukannya. Padahal kenyataannya, tidak ada perbedaan antara sesendok gula pasir putih dan brown sugar. Keduanya sama-sama berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.

Baik gula putih maupun brown sugar memiliki efek yang sama pada kesehatan kita. Sari alami yang disimpan dalam brown sugar lebih kaya rasa, menggantikan rasa meskipun menggunakan kuantitas lebih sedikit. Sesuai Pedoman Diet Amerika, seseorang tidak boleh mengonsumsi lebih dari 50 gram gula dalam sehari.

Baca Juga: Kurangi Efek Samping Paparan Gas Air Mata, Siapkan Odol hingga Bawang!

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB