Kamu Perlu Tahu! Ini 3 Potensi Manfaat MSG bagi Tubuh

MSG disebut memiliki beberapa potensi manfaat baik bagi kesehatan tubuh, apa saja?

Vika Widiastuti
Sabtu, 01 Juni 2019 | 10:00 WIB
Ilustrasi MSG. (shutterstock)

Ilustrasi MSG. (shutterstock)

Himedik.com - Monosodium glutamat (MSG) atau vetsin kerap dianggap menyebabkan penyakit dan masalah bagi kesehatan. Jadi, beberapa orang pilih menghindarinya.

Padahal, MSG merupakan bahan masakan yang aman, bahkan memiliki potensi manfaat jika digunakan sesuai takarannya.

Dalam buku Monosodium Glutamat: How To Understand It Properly edisi ke-4 yang disusun oleh tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), MSG disebut memiliki beberapa potensi manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Apa saja?

1. Strategi diet rendah garam

Diet makanan yang tinggi garam dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, seperti hipertensi, stroke dan penyakit jantung.

Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)
Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)

WHO menganjurkan konsumsi garam maksimal 5 gram atau 1 sendok per hari. Sayangnya, hal ini sulit dilakukan, di mana data Riskesdas 2007 menyebut asupan garam harian masyarakat Indonesia bisa mencapai 3 kali lipat lebih tinggi daripada anjuran WHO.

Nah, penggunaan MSG sebagai bumbu masakan disebut bisa menjadi alternatif diet rendah garam. Penelitian menyebut, penggunaan MSG sebagai pengganti garam bisa menjaga tekanan darah secara bertahap.

2. Status gizi lansia

Pola makan yang buruk dan nafsu makan rendah membuat lansia rentan mengalami kekurangan gizi dan nutrisi.

Nah, menambah MSG ke masakan disebut bisa membuat nafsu makan lansia bertambah.

Baca Juga: Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Ini Pesan Dokter Paru untuk Para Perokok!

Ilustrasi lansia. (Shutterstock)
Ilustrasi lansia. (Shutterstock)

Bahkan, penelitian yang dilakukan di Queen's University Belfast menemukan makanan dengan MSG membuat lansia mengalami peningkatan signifikan pada asupan energi, protein, dan lemak.

3. Perbaiki sensitivitas mengecap rasa

Sebuah studi terbaru di tahun 2015 yang dilakukan di Jepang menyebut ada persepsi erat antara selera makan dan kondisi fisik seseorang.

Lidah mengecap rasa
Lidah mengecap rasa (Shutterstock)

Kondisi kehilangan rasa manis, asin, asam, dan pahit, disebut memengaruhi nafsu makan yang bisa menurunkan kondisi kesehatan.

Penelitian menemukan solusi dengan cara menambahkan rasa umami dari MSG untuk meningkatkan laju air liur pada sistem pengecapan rasa di lidah. Dengan bertambahnya air liur, maka fungsi untuk mengecap rasa pun bisa kembali normal.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB